Keributan di Acara Lulo, Satu Warga di Muna Tewas Ditikam, Satunya Kritis

Tiga orang terduga Pelaku penikaman diamankan polisi.

Raha, Inilahsultra.com – Dua warga Dusun Bahara II Desa Lagasa Kecamatan Duruka Kabupaten Muna ditikam di acara lulo atau joget, Kamis malam 20 Desember 2018.

Satu dari dua korban bernama Antoni diketahui tewas. Sedangkan satunya lagi bernama Ali harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Kendari.

Diduga penikaman keduanya karena terlibat keributan dengan kelompok warga lainnya di acara lulo di Desa Lagasa.

-Advertisement-

Antoni dan Ali sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raha untuk diberi pertolongan. Namun, karena luka tikaman di dada bagian kiri, nyawa mahasiswa semester 6 Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Wuna ini tak bisa diselamatkan.

Asnar, keluarga korban mengaku, penikaman terjadi sekira pukul 02.50 di acara lulo.

Begitu pula korban lainnya bernama Ali. Ali yang juga sehari-hari menju buku, kena tikaman bagian leher.

“Korban Antoni meninggal dunia di rumah sakit karena tusukan sajam di bagian dada tembus jantung. Sementara si Ali tadi pagi diberangkatkan untuk dirujuk di rumah sakit Kendari karena kritis dengan tusukan bagian leher,” jelasnya saat ditemui di rumah duka, Jumat 21 Desember 2018.

Buntut dari penikaman itu, pada Jumat pagi, puluhan warga Dusun Bahara II Desa Lagasa Kecamatan Duruka Kabupaten Muna mendatangi rumah pelaku yang berada di Dusun Bahara I.

Sebagai rekan sedusun, mereka tak terima dan ingin menghakimi pelaku.

Pantauan jurnalis Inilahsultra.com, keadaan sempat tegang, pasalnya puluhan warga mendatangi rumah pelaku di dusun Bahara I.

Beruntung, rencana aksi balas dendam ini urung dilakukan karena segera dihalau polisi yang dipimpin langsung Kapolres Muna.

Informasi yang dihimpun di lapangan, pelaku penikaman bersama 6 rekannya telah diamankan oleh pihak kepolisian di Polres Muna.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolres Muna AKBP Ramos P Sinaga belum memberikan keterangan atas peristiwa penikaman semalam.

Penulis : Iman Supa

Facebook Comments