Perjuangan Ibu Hamil di Poasia Rela Hujan-hujanan Datang Mencoblos PSU

Rianti saat memperlihatkan jari kelingking berlumur tinta tanda ia telah menyalurkan hak pilih pada PSU di TPS 20 kelurahan Rahandouna Kecamatan Poasia Kota Kendari.

Kendari, Inilahsultra.com – Pemungutan suara ulang (PSU) di 9 TPS di Kota Kendari mulai digelar serentak, Sabtu 27 April 2019.

Salah satu TPS yang menggelar PSU adalah TPS 20 Kelurahan Rahandouna Kecamatan Poasia Kota Kendari.

Sejak dibuka pada pukul 07.00 WITa, sudah banyak pemilih yang datang menyalurkan hak pilihnya. Namun, sekira pukul 08.30 WITa, hujan mulai mengguyur Kota Kendari.

-Advertisement-

Meski hujan yang begitu deras, tak menyurutkan niat pemilih menyalurkan hak pilihnya. Tak terkecuali Rianti (27).

Warga Jalan Badak Kelurahan Rahandouna Kecamatan Poasia Kota Kendari ini rela hujan-hujanan untuk datang mencoblos kedua kalinya.

“Menyita waktu juga. Dua kali datang mencoblos,” kata Rianti ditemui usai menyalurkan hak suaranya di TPS 20 Rahandouna Kecamatan Poasia Kota Kendari.

Ia bilang, kondisi kehamilannya yang sudah jelang sembilan bulan ini. Meski hamil tua, ia tidak ingin haknya diabaikan.

“Saya tadi jalan kaki dari rumah. Walaupun saya hamil tua, saya harus datang mencoblos,” pungkasnya.

Ia mengaku, telah mendapatkan formulir C6 atau surat pemberitahuan memilih yang dibagikan oleh KPPS sehari sebelumnya. Pada 17 April 2019 lalu, ia juga telah menyalurkan hak pilihnya.

“Tadi saya dapat lima surat suara. Saya coblos calon pilihan saya,” imbuhnya.

Meski menyita waktu, baginya, hak politik mesti disalurkan. Sebab, ia berharap, pemimpin dan wakil rakyat hasil Pemulu 2019, bisa menciptakan perubahan daerah dan Negara yang baik kemudian hari.

“Saya mencoblos dengan harapan ada perubahan ke depan. Saya juga ingin calon saya yang saya coblos bisa terpilih,” imbuhnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments