
Pasarwajo, Inilahsultra.com – Upaya menciptakan kedamaian dan keamanan di Desa Sampoabalo dan Desa Gunung Jaya Kecamatan Siontapina, Bupati Buton La Bakry menggelar pertemuan di Kantor Bupati Buton, Senin 1 Juli 2019. Pertemuan itu melibatkan tokoh masyarakat dua desa.
Kedua desa ini, pada awal Juni lalu terlibat bentrokan. Akibatnya, 85 rumah rusak dan terbakar, serta ratusan orang mengungsi.
Bupati Buton La Bakry mengatakan, pertemuan yang digelar merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya yang sudah digelar diantara dua desa tersebut.
“Pertama kita sudah gelar pertemuan dengan Desa Gunung Jaya bersama tokoh adat Kesultanan Buton untuk menyampaikan masalahnya dan keluhannya dan pihak kesultanan menyampaikan nasehat kemudian dilanjutkan dengan pertemuan tokoh masyarakat Sampoabalo juga,” ujar La Bakry.
Pertemuan itu, kata dia, dalam rangka pendekatan kearifan lokal dan pendekatan budaya. Sehingga bisa meredam konflik yang terjadi diantara dua desa tersebut.
“Hari ini secara resmi kita undnag Forkompimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) termasuk tokoh masyarakat. Sehingga apa yang diharapkan kedua desa dibicarakan dan bisa merajut kebersamaan kembali untuk kemajuan bersama,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, lanjut dia, tokoh masyarakat Desa Sampoabalo meminta agar bisa diterima untuk membantu memperbaiki rumah warga Desa Gunung Jaya yang rusak dan terbakar. Permintaan itu mendapat respon dari perwakilan Desa Gunung Jaya. Namun mereka meminta agar tidak melibatkan para pemuda melainkan orang tua.
“Rekonsiliasi akan dilakukan jika persoalan diurai satu-persatu. Mulai dari pembangunan rumah, warga sudah merasa nyaman. Baru kemuadian di doakan/batata oleh tokoh adat,” ujar La Bakry.
Kapolres Buton AKBP Andi Herman mengatakan, pertemuan itu untuk mencari solusi. Peristiwa yang sudah terjadi tidak perlu diingat lagi.
“Dari awal sudah disampaikan, dua desa ini sama-sama korban hanya ulah segelintir orang saja yang gampang terprovokasi. Dan mudah-mudahan ini yang terakhir, kita harus cari solusi seperti apa,” ungkapnya.
Komandan Kodim 1413 Buton, Letkol Inf Davy Dharma Putra mengatakan, pertemuan hari ini wujud perhatian dan kepedulian pimpinan daerah. Sehingga kedua desa kondisinya kembali tentram dan aman.
“Kami berharap agar wujud perhatian dari pemerintah tolong dihargai. Jangan berkeras dengan rasa ego, dendam, kita harus instropeksi diri juga,” ungkapnya.
Dia berharap pertemuan yang baru dilaksanakan agar disosialisasikan dikalangan masyarakat kedua desa. Sehingga bisa menciptakan kerukuran antar masyarakat.
“Walau bangun posko tidak menjamin keamanan dua desa. Butuh peran masyarakat dengan pengamanan swakarsa, ada Poskamling. Kita harus jaga bersama, bila perlu yang jaga di Sampoabalo dari Desa Gunung Jaya, begitu pula sebliknya,” pintanya.
Reporter: Wa Ode Yeni Wahdania




