Dilarang Rektor, BEM UHO Tetap Akan Turun Demo

Seruan demo yang beredar di media sosial.

Kendari, Inilahsultra.com – Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari Prof Muhammad Zamrun Firuhu mengeluarkan surat edaran nomor : B/165/UN29/HK.05/2019 tertanggal 25 September 2019 tentang Universitas Halu Oleo tidak terlibat dan tidak mendukung aksi damai pada Kamis 26 September 2019.

Dalam surat edaran tersebut, Rektor UHO menyampaikan 4 poin yakni pertama, Universitas Halu Oleo secara institusional tidak terlibat dan tidak mendukung aksi tersebut.

Kedua, kegiatan akademik pada hari Kamis dan Jumat, 26 dan 27 September 2019 tetap berjalan seperti biasa. Untuk itu, pada mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan karyawan/karyawati di lingkup UHO diminta untuk tetap melakukan aktivitas seperti biasa.

-Advertisement-

Ketiga, partisipasi terhadap aksi tersebut diminta tidak melibatkan UHO dalam bentuk apapun dan atas segala hal yang dilakukan atas aksi tersebut menjadi tanggung jawab pribadi. Dan Keempat, semua warga Universitas Halu Oleo diminta untuk menjaga keamanan, keselamatan dan ketertiban dalam lingkup UHO.

“Surat edaran ini disampaikan untuk dilaksanakan sebagaimana mestinya dan ditandatangani langsung Rektor UHO Muhammad Zamrun, Rabu (25/9/2019,” jelas dalam surat edaran tersebut.

Meski mendapatkan larangan dari rektor, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UHO Maco menegaskan tetap akan turun demo pada 26 September 2019.

“Kita tetap akan turun besok,” tegas Maco saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Maco mengaku, mahasiswa terpanggil dengan kondisi bangsa yang terancam mengalami kemunduran akibat disahkannya sejumlah undang-undang bermasalah.

Salah satu contohnya adalah revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), revisi UU KUHP, revisi UU ketenagakerjaan, revisi undang-undang pertanahan dan kenaikan BPJS ketenagakerjaan.

Seruan aksi dengan ajakan yang bertuliskan ‘Kampus Libur se Kota Kendari, semua aktivitas perkuliahan pindah di gedung DPRD Sultra dalam menolak RUU pun menggema di lini masa media sosial.

Penulis : Harkila

Facebook Comments