
Kendari, Inilahsultra.com -Satu selongsong peluru ditemukan oleh Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sulawesi Tenggara (Sultra) Saharuddin di lokasi tertembaknya mahasiswa Universitas Halu Oleo, Randi.
Selongsong peluru itu sudah diserahkan ke kantor Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Tenggara, Rabu 2 Oktober 2019 sekira pukul 09.00 WITa. Diterima langsung oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Tenggara, Mastri Susilo.
Saat ditemui awak media, Direktur Walhi Sultra Saharuddin mengatakan, selongsong peluru itu ditemukan di sekitar lokasi tertembaknya mahasiswa saat aksi unjuk rasa di kantor DPRD Sultra, Kamis, 26 September 2019, lalu.
“Usai aksi unjuk rasa, malamnya sudah melakukan penyisiran di seputaran kantor DPR. Untuk mencocokan dengan video yang kita dapatkan,” jelas Saharuddin saat ditemui di kantor Ombudsman RI Perwakilan Sultra usai menyerahkan selongsong peluru.
Kata Saharuddin, malam itu penyisiran nihil, keesokan harinya tepatnya Jumat 27 Sepetember 2019 sekira pukul 10.00 WITa menemukan satu selongsong di tempat tertembaknya korban.
Senada dengan itu, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sultra, Mastri Susilo menuturkan, Ombusdman sudah menerima selongsong dan akan dijadikan sebagai barang bukti.
“Kita belum bisa pastikan, apakah barang bukti ini kita serahkan kepada pihak kepolisian sekarang. Kita akan bicarakan terlebih dahulu di internal Ombusdman dan nanti kita putuskan,” tutup Mastri Susilo.
Penulis : Onno




