Bayi Kembar Siam Aqila dan Azila akan Segera Dipulangkan ke Kendari

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir menjenguk bayi kembar siam Aqila Dewi Sabila dan Azila Dewi di RSU dr Soetomo Surabaya. (Istimewa)

Kendari, Inilahsultra.com – Bayi kembar siam Aqila Dewi Sabila dan Azila Dewi buah hati dari pasangan Pasangan Jayasrin (25) dan Selvina Dewi (20)
telah selesai menjalani operasi pemisahan di Rumah Sakit Umum (RSU) dr Soetomo Surabaya. Pada 14 Oktober 2019, keduanya masih menjalani perawatan.

Belum lama ini, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir menjenguk bayi kembar siam di RSU Soetomo Surabaya. Ia menjelaskan, setelah menjalani operasi kondisi bayi kembar siam itu sudah membaik. Namun khusus Aqila masih dalam observasi tim dokter, karena telah dipasangkan 3 plat titanium di dadanya sebagai pengganti tulang dada untuk menyangga tulang rusuknya.

“Jika kondisi keduanya sudah dinyatakan membaik oleh tim dokter yang menanganinya, maka sudah bisa kita pulangkan ke Kendari pada 29 Oktober 2019 nantinya,” kata Sulkarnain Kadir belum lama ini.

-Advertisement-

Menurut tim dokter, kata Sulkarnain, penanganan Aqila dan Azila dilakukan sampai memasuki usia 18 tahun. Utamanya Aqila karena seiring tumbuh kembangnya harus di pantau terus, karena dadanya pake plat.

“Keduanya harus dikontrol terus, terutama Aqila yang menggunakan plat di dada karena makin hari makin berkembang,” katanya.

Untuk kepulangan si kembar di tanah kelahirannya, orang nomor satu di Kota Kendari menjelaskan, Pemkot Kendari menyiapkan segala penanganan untuk perawat keduanya selama menjalani medis pascabalik dari Surabaya.

Pihak Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari, lanjutnya, terus melakukan komunikasi dengan tim dokter Sutomo terkait kondisi dalam menghadapi kepulangan di Kota Lulo.

“Perawatan medis si kembar yang nantinya akan dilakukan di Kendari. Maka Pemkot Kendari siap membantu Aqila dan Azila,” ungkapnya.

Belajar dari kasus Azila dan Aqila ini, Sulkarnain menjelaskan, RSU Soetomo Surabaya membentuk yayasan khusus bayi kembar siam pendanaan yang berkenaan dengan pengobatan selalu menjadi kendala selama ini.

“Memang Aqila dan Azila ada BPJS, tapi tidak semua dibiayai oleh BPJS seperti kehadiran keluarga ke Surabaya di luar tanggungan BPJS. Inilah yang selalu jadi masalah atau kendala,” katanya.

“RSU Soetomo berinisiatif membentuk yayasan untuk menangani kasus bayi kembar siam, yang diketuai langsung oleh Khofifah Indar Parawangsa,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Facebook Comments