Ikut Seleksi CPNS, Pengurus Parpol Akan Digugurkan

Sekda Wakatobi, H Jumadin.

Wakatobi, Inilahsultra.com – Meski tahapan seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Wakatobi baru digelar awal tahun 2020, namun berbagai persiapan sudah dilakukan. Salah satunya menyangkut syarat administrasi CPNS.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Wakatobi La Jumadin menegaskan, khusus masyarakat yang hendak mengikuti seleksi, tetapi masih terdaftar sebagai anggota atau pengurus Partai Politik (Parpol), maka harus segera mengundurkan diri dari Parpol.

“Kami akan bekerja sama dengan KPU dan Kesbangpol untuk melihat apakah pendaftar terindikasi menjadi pengurus atau anggota partai atau tidak, kita akan meminimalisir itu terjadin,” ungkap La Jumadin.

-Advertisement-

Menurut dia, upaya itu dilakukan agar peserta yang masih terdaftar sebagai pengurus Parpol bisa dideteksi sedini mungkin. Sehingga dia menyarankan agar masyarakat yang ingin mengikuti seleksi harus mundur dari partai.

Mungkin saja, lanjut La Jumadin, menjadi pengurus atau anggota Parpol bukan keinginan calon peserta seleksi. Namun kondisi yang memaksa atau karena belum memiliki pekerjaan.

Olehnya itu, jika calon peserta seleksi sudah menyatakan mundur dari Parpol sebelum tahapan seleksi CPNS, maka otomatis berkasnya diterima. Pasalnya, sebagai warga negara punya hak yang sama.

“Tetapi dengan catatan surat pengunduran dirinya kita terima dan surat pemberhentiannya juga kita terima sebelum pendaftaran,” tambahnya.

Persiapan lain terkait seleksi CPNS, kata Jumadin, pihaknya melalui rapat bersama BKN di Makassar beberapa waktu lalu disepakati lokasi seleksi CPNS secara mandiri dilaksanakan di Wakatobi. Tahapan seleksi menggunakan sistem komputerisasi dengan sistem perengkingan, serta pengawasan langsung dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB).

“Kita sudah siapkan bahannya, sarana prasarana dan melakukan koordinasi awal. Sehingga pada saat pelaksanaan tidak ditemukan hambatan yang bisa menggagalkan kegiatan. Himbauan saya kepada masyarakat yang ingin mengikuti seleksi untuk persiapkan diri, karena tes ini murni tanpa intervensi dan sesuai dengan kemampuan individu masing-masing,” tutup Jumadin.

Reporter: La Ode Samsuddin

Facebook Comments