Sekda Muna Buka Secara Resmi Festival Layang-layang di Desa Parida

Sekda Muna, Ali Basa disambut dengan pengalungan saat menghadiri acara festival layang-layang di Desa Parida, Senin, 9 Desember 2019.

Raha, Inilahsultra.com-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muna, Ali Basa membuka resmi festival layang-layang di Desa Parida Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna, Senin 09 Desember 2019.

Peresmian pembukaan festival tersebut ditandai dengan menerbangkan layang-layang (Kaghati) kreasi dari daun Katimboka. Perlombaan tersebut dikuti tingkat SD dan SMP Se-Kabupaten Muna.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Dikbud) Muna bekerja sama dengan lembaga Pemuda Peduli Lingkungan (P2L) Kabupaten Muna.

-Advertisement-

Dalam sambutannya, Ali Basa sangat mengapresiasi iven tersebut. Menurutnya, layang-layang merupakan peninggalan leluhur dengan usia sekitar 4.000 tahun.

“Mari kita lestarikan, sebab layang-layang memiliki nilai filosofi, harus dilanjutkan dan dilestarikan bagi generasi muda,” ujarnya.

Apalagi, tambah dia fesival layangan ini sudah terangkat ke dunia internasional karena adanya layang-layang dari Kabupaten Muna yang terbuat dari daun Kolope (sejenis ubi hutan).

“Dari sinilah dunia internasional mulai tertarik dengan festival layangan. Mudah-mudahan masyarakat Desa Parida bisa membuat layang sampai ke tingkat Nasional,” tuturnya.

Sementara itu Ketua Panitia dari Dikbud Muna, La Ode Ane mengungkapkan, kegiatan tersebut dimulai tanggal 09-10 Desember 2019, waktu pelaksanaan selama dua hari, perakitan sampai menerbangkan.

“tujuan dari festival layang-layang untuk melestarikan kebudayaan Muna dan menunjukan eksistensi kita, juga membangkitkan partisipasi masyarakat,” ucapnya.

Reporter : Iman Supa

Facebook Comments