Danrem Ajak Mahasiswa UHO Bela Negara dan Lawan Radikalisme

Danrem 143 HLO Kendari saat membawakan materi pendidikan bela negara di Auditorum Mokodompit UHO Kendari.

Kendari, Inilahsultra.com – Komandan Korem 143 Haluoleo Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto turut menjadi pemateri dalam Pendidikan Bela Negara yang digelar di Universitas Halu Oleo Kendari, Minggu 15 Desember 2019.

Yustinus menyebut, salah satu cara mahasiswa untuk menunjukkan sikap bela negara adalah belajar dan menghasilkan karya untuk kebaikan bangsa.

“Jadi, semua komponen harus terlibat dalam bela negara. Mahasiswa agar terus belajar dan memberikan karya yang terbaik untuk negara ini,” katanya saat membawakan materi di Auditorium Mokodompit UHO Kendari.

-Advertisement-

Ia menyebut, ada tiga sumber daya yang dimiliki Indonesia dibandingkan dengan negara lain. Yakni, sumber daya alam, sumber daya buatan dan sumber daya manusia.

Jika ketiga sumber daya ini dimaksimalkan, akan membuat negara ini makmur. Tentunya, peningkatan sumber daya ini tidak terlepas dari mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa ke depan.

Ia juga menyebut beberapa bentuk nilai dalam bela negara, yakni, cinta tanah air. Maksudnya adalah, mencintai tanah air dengan turut mendukung kerja-kerja pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat.

Selain itu, contoh bentuk cinta tanah air adalah mendukung penuh perwakilan Indonesia yang berkompetisi di setiap iven olahraga.

Nilai bela negara selanjutnya adalah sadar berbangsa dan bernegara. Ia menyerukan agar jangan ada lagi dikotomi antara mayoritas dan minoritas yang bisa memicu disintegrasi bangsa.

“Adik-adik semua harus berbuat baik kepada siapa pun. Jangan kita diadu domba,” katanya.

Ia juga meminta agar mahasiswa mengutamakan kepentingan umum dari pada kepentingan pribadi. Selain itu, ia juga mengajak agar mahasiswa untuk memastikan diri melawan segala bentuk radikalisme.

Universitas Halu Oleo Kendari menggelar Pendidikan Bela Negara, dan dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Halu Oleo Kendari di Lapangan Mini UHO, Minggu 15 Desember 2019.

Rektor Universitas Halu Oleo Kendari Prof Dr Muh Zamrun M,Si,M.Sc menyebut, kegiatan  ini bertujuan untuk mempertahankan kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara, melestarikan budaya dan menjalankan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.

Selain itu, mendorong agar mahasiswa terus berbuat untuk kebaikan bangsa dan Negara.

“Menjaga identitas dan integritas bangsa dan Negara. Mempertahankan Negara dari berbagai ancaman dan menciptakan suasana rukun, damai, harmonis dan sadar hukum,” kata Zamrun Firihu saat memberikan sambutan.

Tak hanya itu, lanjut Zamrun, kegiatan ini juga sebagai cara untuk memupuk rasa nasionalisme di kalangan mahasiswa dan melawan segala bentuk radikalisme yang bisa memicu disintegrasi bangsa.

“Semoga dengan kegiatan ini berjalan sukses dan diperoleh hasil yang diharapkan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pendidikan Bela Negara UHO Kendari Sudarsono menyatakan, kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun oleh kampus hijau ini.

“Ini setiap tahun digelar. Ini wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa UHO,” katanya.

Dalam kegiatan ini, jumlah Jumlah pesertanya sebanyak 8.353 mahasiswa terdiri dari 16 fakultas dan dibentuk dalam 19 gugus.

Selain itu, dipandu 452 panitia, 375 mentor dan menghadirkan pemateri dari TNI Angkatan Darat Korem 143 HLO Kendari sebanyak 14 orang.

“Sedangkan pemateri internal itu berasal dari pejabat structural UHO dan pengurus lembaga kemahasiswaan baik BEM dan MPM fakultas maupun universitas,” bebernya.

Penulis : Haerun
Editor : Pandi

Facebook Comments