
Kendari, Inilahsultra.com – Bupati Muna Barat LM Rajiun Tumada turut serta menyampaikan sosialisasi dan pemaparan visi misi yang digelar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sultra, Sabtu 21 Desember 2019.
Rajiun bersama tiga bakal calon Bupati Muna lainnya, LM Rusman Emba, LM Baharuddin dan Syarifuddin Udu berebut empat kursi PKB di Muna.
Dalam pemaparannya, Rajiun menyebut menjabat bupati tidak segampang membalikan telapak tangan. Tidak ditahu ucapannya ini untuk menyinggung siapa.
“Mulai presiden, gubernur dan bupati itu semua jabatan politik. Namun, pandangan untuk masuk sebagai kontestan semua punya hak politik,” katanya.
Menurutnya, menjadi bupati itu tidak gampang, berat. Ia menyebutnya, gampang-gampang susah dan susah-susah gampang.
“Tapi tergantung tanggung jawab nurani kita memimpin suatu daerah,” tegasnya.
Berkait komitmen dengan PKB, Rajiun menegaskan, jika diberikan amanah dan kepercayaan PKB sebagai kendaraan politiknya di Muna maka ia siap.
“Tergantung komunikasi politik yang baik seperti apa. Kita punya harapan dan indikator jelas, mulai dari DPC, DPW dan DPP,” katanya.
Ia menyebut, komitmen terhadap parpol tidak perlu diragukan lagi.
“Kalau Rajiun Tumada jangan ragukan. Komitmen parpol, termasuk Rusman Emba komitmennya cukup jelas,” tambahnya.
Soal Muna pertumbuhan ekonomi yang di bawah Sultra secara keseluruhan, itu yang harus diubah. Termasuk tingginya angka pengangguran hingga 5,01 persen.
“Tentu ini harus perlu ada perbaikan dari pimpinan dan stakeholder,” imbuhnya.
Penulis : Haerun




