
Buranga, Inilahsultra.com– Salah seorang peserta CPNS Butur gagal mengikuti tes CAT SKD. Peserta tersebut bernama Risfandi. Ia terdaftar dalam sesi ketiga dengan jadwal pukul 12.300 WITa.
Risfandi tak bisa masuk bertarung dengan peserta lain karena terlambat. Pria yang mengaku dari Kota Raha ini tiba di tempat tes di Gedung Lab IT BKPSDM Butur pukul 12.45 WITa.
Di mana, para peserta lainnya sudah melakukan registrasi, pengambilan pin dan masuk dalam ruang tes. Bahkan sudah ada yang melakukan login, sehingga secara otomatis pengambilan pin berikutnya ditutup.
Risfandi mengaku dirinya sudah terlebih dahulu datang di tempat tes, namun masih sesi kedua. Sehingga, ia mencari rumah keluarga untuk beristrahat sambil menunggu waktu sesi ketiga.
“Tapi tadi sebelum saya kembali, sudah bertanya katanya jam satu tes ketiga. Makanya saya datang setengah satu,” ucap Risfandi dengan raut wajah sedih.
Pihak Panselda Butur sendiri sudah berusaha membantu Risfandi agar bisa masuk tes dengan memberikan pelayanan cepat registrasi, dan pengambilan pin. Namun, panitia dari BKN menolak langsung karena waktu sudah berjalan.
“Pak saya masih bisa ikut sesi berikutnya ?,” tanya dia kepada para panitia registrasi.

Namun, Kepala Bidang Mutasi, Pengadaan dan Kedudukan Hukum BKPSDM Butur menegaskan, karena semua sistem secara online, dan sudah ada SOP yang berlaku, maka tak bisa lagi mengikuti sesi berikutnya.
“Ketika sudah waktunya tes, maka itu sudah wilayah admin dan panitia dari pusat, yang mengatur ini sistem. Jadi sesuai dengan jadwal yamg ditetapkan,” ujarnya.
Sajali juga sangat menyayangkan keterlambatan para peserta. Padahalnya, kata dia sudah dilakukan pengumuman jadwal, baik ditempel di kantor maupun diupload di website BKPSDM atau jaringan media sosial serta melalui pemberitaan media cetak maupun elektronik.
“Kita sudah umumkan, peserta datang satu jam sebelum waktu tes. Tapi saya liat tadi masih banyak yang terlambat. Maka kejadian, satu orang tidak bisa mengikuti tes karena ditolak sistem,” imbuhnya.
Oleh karena itu, pria yang murah senyum ini mengimbau kepada para peserta untuk cepat datang.
” Kami harap kejadian ini tak terulang lagi. Olenya itu kami mengimbau kepada seluruh peserta untuk datang lebih cepat. Karena kalau sudah terlambat maka tak ada lagi toleransi,” tegas dia.




