Ketum Pengrov Porkemi Sultra Angkat Bicara Soal Pernyataan Lukman Abunawas

Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengrov) Sulawesi Tenggara (Sultra), Nasrudin SH, MH (menggenakan kemeja putih).

Kendari, Inilahsultra.com – Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengrov) Sulawesi Tenggara (Sultra), Nasrudin SH, MH, angkat bicara soal pernyataan Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas di media bahwa organisasi Kempo hanya satu di Sultra yakni Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi).

Padahal selain Perkemi, Persatuan Olahraga Kempo Indonesia (Porkemi) telah ada di Sultra. Porkemi berdiri sejak tahun 2018 dan sudah terdaftar di Kemenkum HAM. Bahkan Porkemi terdaftar sebagai anggota Komite Olahraga Indonesia (KOI).

“Kita punya pengurus pusat, Porkemi di Sultra sudah terbentuk. Tahun 2019 lalu, kita sudah pengukuhan dan kita juga akan bentuk pengurus Kabupaten,” terang Nasrudin saat diwawancarai awak media, Senin 3 Februari 2020.

-Advertisement-

Belum lama ini, kata Hasrudin, Porkemi sudah melakukan ujian kanaikan tingkat (UKT) yang diikuti 165 Satria. Bayangkan saja, dalam tenggang waktu lima (5) bulan saja jumlah satria kurang lebih 300 orang.

“Terkait pernyataan Wakil Gubernur Sultra Lukman Abunawas, mungkin beliau tidak paham atau tidak mengerti. Nyatanya kita ada dan kita aktif kok,” bebernya.

Hasrudin menegaskan, jangan coba-coba pemerintah menghalangi-halangi. Jika itu terjadi, Hasrudin mengaku akan melawan.

“Memang di KONI kita belum mendaftarkan diri dan itu menjadi urusan pengurus pusat, intinya kita sudah terdaftar di KOI dan pengurusnya pasti terdaftar dong. Haruskah saya putar lagi, yang tidak terdaftar di KOI juga itu ilegal. Dua organisasi ini diakui oleh pemerintah,” ungkapnya.

Kata dia, Porkemi sudah membuktikan di Kejuaraan Nasional (Kejurnas). Hasilnya, Satria Porkemi sumbang dua medali emas dan satu perunggu. Bahkan, dikejurnas itu Porkemi tidak memakai uang negara.

“Tujuan kita itu Olimpiade, kedepan bisa kita buktikan di Asian Games. Kita liat saja, biar alam yang seleksi dan orang lain yang menilai,” tuturnya.

Terserah mau ngomong apa, tidak ada urusan dengan mereka. Nanti diliat perkembangan Porkemi ke depan seperti apa.

Reporter : Onno

Facebook Comments