BMKG Minta Nelayan Baubau dan Busel Waspada Gelombang Tinggi

Ilustrasi

Baubau, Inilahsultra.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Kendari telah mengeluarkan peringatan dini gelombang yang akan terjadi selama tiga hari kedepan, tepatnya 19-22 Januari 2021.

Dalam peringatan tersebut disebutkan, pola angin umumnya dari Barat Laut sampai Timur Laut dengan kecepatan 2-25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di wilayah Laut Banda Timur Selatan, Perairan Baubau dan Perairan Wakatobi. Sedangkan tinggi gelombang diperkirakan melebihi 1,25 hingga 2,5 meter.

Kepada Inilahsultra.com, Kepala Stasiun Meteorologi Betoambari Kota Baubau Fatuhri membenarkan warning yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Kendari.

-Advertisement-

“Benar, beberapa wilayah perairan di Sultra saat ini ada trend peningkatan ketinggian gelombang,” tuturnya, Selasa 19 Januari 2021.

Fatuhri menjelaskan, hal tersebut disebabkan kondisi angin barat (monsoon asia) yang semakin menguat melewati perairan Indonesia. Sehingga menyebabkan beberapa wilayah di Indonesia mengalami gelombang tinggi.

Jika kemudian bersamaan dengan kejadian pasang naik air laut dan hujan lebat (dari awan cumulonimbus), maka akan semakin menambah ketinggian gelombang lebih dari normalnya.

“Itu lah yang menyebabkan terjadinya gelombang tinggi di perairan Baubau dan Busel, karena wilayah bagian barat Pulau Buton (Baubau dan Busel) berada tegak lurus dengan datangnya angin barat dan arus laut dari barat,” jelasnya.

Olehnya itu, Fatuhri mengimbau kepada para nelayan dengan perahu ukuran kecil agar dapat mewaspadai peringatan dini gelombang tersebut.

“Begitu juga pelaku aktifitas dengan mata pencaharian yang berlokasi di pinggir pantai (pemancing/penjual) agar mewaspadai limpasan air laut ke darat akibat angin dan gelombang tinggi ini terutama saat pasang naik dan saat fase bulan purnama,” tandasnya.

Reporter: Muhammad Yasir

Facebook Comments