
Kendari, Inilahsultra.com – Penumpang kapal malam rute Kendari-Raha membludak. Sejak sore penumpang sudah memadati loket pembelian tiket dan area Pelabuhan Pangkalan Perahu Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa, 4 Mei 2021.
Banyaknya jumlah penumpang, dua kapal disediakan oleh pihak Syahbandar. Kapal pertama Teratai Prima 1, kapal tersebut diberangkatkan sekira pukul 08.00 WITa. Kapal kedua Agil Pratama diberangkatkan sekira pukul 00.00 WITa.
Kepada media ini, salah satu penumpang kapal malam, Inong (20) mengatakan, setelah mendengar kabar adanya larangan mudik, Inong langsung bergegas menuju ke pelabuhan bersama dengan satu temannya.
“Sejak sore antrian di loket sudah padat, kita untuk mendapatkan tiket kapal sangat susah. Kami rela berdesak-desakan. Kapal pertama saya terlambat, kapal kedua ini saya dapat tiket, teman saya belum dapat tiket, masih mengatri,” ucap mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Kendari.
Mahasiswi semester 4 ini mengaku, setiap tahun ia mudik lebaran. Barusan tahun ini kebijakan pemerintah terkait larangan mudik sangat membingungkan.
“Pertama larangan mudik antar provinsi dilarang, sekarang biar lokal dilarang mudik,” kesalnya.
Senada dengan itu, penumpang lainnya, Waode Dia (53) menuturkan, sejak sore sudah berada di pelabuhan untuk mengantri di loket pembelian tiket.
“Pajang mi antrian tadi sore, loket sudah dipadati calon penumpang. Pokoknya, rame sekali tidak sama dengan malam-malam sebelumnya,” terangnya.
Pantauan media ini, di loket pembelian tiket nampak calon penumpang berdesak-desakan untuk memperoleh tiket kapal. Bahkan, mengabaikan protokol kesehatan karena berkerumun dan tidak menjaga jarak.
Reporter : Onno




