
Kendari, Inilahsultra.com – Pasangan Abdul Razak-Andi Sulolipu (ASLI) dinilai berpotensi memenangkan Pemilihan Wali Kota Kendari pada tahun 2024 mendatang.
hal tersebut, Abdul Razak mengatakan, analisa yang dilakukan pengamat politik tersebut tentu harus dipertimbangkan dan dilaksanakan secara profesional.
“Siapa pun yang ikut tampil di Pilwali mendatang harus melihat dari berbagai pihak termasuk pertimbangan pengamat politik yang disampaikan Pak Najib belum lama ini,” kata Abdul Razak, Kamis 5 Agustus 2021.
Menurut anggota DPRD Kota Kendari ini, analisa tersebut sah-sah saja dan dia mengucapkan terima kasih karena telah melakukan analisa politik terhadap dirinya dan Andi Sulolipu.
“Tugas kita adalah selalu memperkuat kekuatan politik. Baik posisi kita sebagai wakil rakyat maupun bakal calon wali Kota Kendari,” tegasnya.
Mantan Ketua DPRD Kota Kendari ini mengaku, dirinya pernah maju pada pemilihan wali kota meski belum mendapat hasil yang baik. Namun, dirinya tetap menjaga konstituennya. Fact ia maju di Pilcaleg 2019 dengan partai berbeda kembali terpilih.
“Karena itu, potensi-potensi yang disampaikan pengamat politik betul-betul potensi yang ada di lapangan dan menjadi semangat serta motivasi untuk membuat ASLI,” jelasnya.
Politikus NasDem ini menguraikan, bahwa dirinya dengan Andi Sulolipu memiliki sisi yang berbeda. Seperti sisi partai yang berbeda, etnis juga berbeda dan masih banyak sisi-sisi yang lain.
“Ketika itu digabungkan, maka potensi untuk memenangkan Pilwali sangat besar. Bersama Andi Sulolipu, kami yakin bisa merebut kemenangan pada pemilihan Wali Kota mendatang,” ujarnya.
Bukan hanya itu, ia mengaku bahwa selama ini ketika melakukan kerja-kerja politik, dirinya dekat dengan etnis-etnis lain, khususnya etnis Muna.
“Alhamdulilah mendekat sampai saat ini masih terpelihara dengan baik,” ucapnya.
Sementara untuk kendaran politiknya, Razak mengaku akan menggunakan partai NasDem karena dia adalah Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) dan komunikasi dengan partai terus terjaga. Andi Sulolipu juga di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Kemudian ada Gerindra selamat ini mensupport kerja kerja mereka.
“Kami dari partai berbeda dan semoga harapan itu bisa berjalan sesuai dengan harapan kita semua,” jelasnya.
Akan tetapi, meski kedepan ia bersama Andi Sulolipu pasangan maju di Pilwali, namun tugas di DPRD Kota Kendari harus dilaksanakan dengan baik. Karena itu merupakan amanah yang diberikan masyarakat.
“Kerja kerja kita di DPRD adalah tolak ukur. Sehingga tugas kita di dewan harus dilakukan dengan baik,” tutupnya.
Sementara Andi Sulolipu mengatakan bahwa dirinya bersama Abdul Razak akan menyatakan pernyataannya tentang politik tersebut.
“Tantangan ini akan kita buktikan. Ketika Yang Maha Kuasa merestui dan masyarakat mendukung, InsyaAllah menjadi motivasi kami (ASLI) untuk menangkan Pilwali mendatang,” kata Andi Sulolipu, Kamis 5 Agustus 2021.
Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari ini menguraikan, pernyataan Najib Husain sudah dihitung atau dihitung secara akademis.
“Pasti ada parameter Pak Najib menyampaikan itu terhadap ASLI. Dan kami yakin akan memenangkan pertarungan. Nanti waktu membuktikan bahwa Abdul Razak-Andi Sulolipu layak memimpin Kota Kendari,” jelasnya.
Andi Sulolipu menuturkan bahwa ASLI belum mengetahui pihak yang menjadi kendaraan politiknya dalam pesta demokrasi mendatang. Namun, ia berharap dapat diusung tiga pihak, yakni PDIP, NasDem dan Gerindra.
“Harapkan kita tiga pihak akan bersama-sama untuk saling bahu membahu dalam menghadapi Pilwali Kota Kendari 2024 mendatang, PDIP, NasDem dan Gerindra. Semoga harapan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
“Kami akan mengikuti mekanisme partai. Saya menjadi kader PDIP sudah lama dan saya mematuhi aturan partai dan saya tidak akan melanggar aturan partai,” sambungnya.
Diberitakan sebelumnya, Pengamat politik Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Najib Husen telah melakukan analisis politik terhadap calon pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari, Abdul Razak-Andi Sulolipu (ASLI).
Dalam Analisa tersebut dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) menilai pasangan Abdul Razak-Andi Sulolipu mungkin memenangkan Pemilihan Wali Kota Kendari tahun 2024 mendatang.
Najib Husen menjelaskan, ada empat alasan mengapa keduanya memiliki peluang besar melanjutkan kepemimpinan Sulkarnain-Siska Karina Imran.
Pertama, adalah dasar suara keduanya berbeda. kekuatan Abdul Razak ada di dapil Abeli namun kelemahannya ada di dapil Kendari Barat.
“Dan itu (Kendari Barat) adalah wilayah kekuatan Andi Silolipu,” kata Najib Husen, Senin 5 Juli 2021.
Alasan kedua adalah, Abdul-Razak dan Andi Solulipu sampai saat ini telah mendapatkan dukungan dari dua Partai yakni Partai Nasdem dan Partai Gerindra yang sama-sama memiliki jaringan yang cukup kuat sehingga mesin tidak perlu diragukan lagi.
“Yang ketiga, konfigurasi dua etnis besar di Kota Kendari yaitu Tolaki dan Bugis akan menjadi suara dasar untuk memperkuat basis,”
Kemudian, kedua pasangan ini akan saling melengkapi satu sama lainnya. Kekurangan Abdul Razak akan ditutup oleh kelebihan Andi, sedangkan kekurangan Andi akan ditutup dengan kelebihan Abdul Razak.
Beberapa alasan ini bisa membuat pasangan yang berakronim Asli ini cukup kuat untuk terus menambah elektabilitas sebelum Pilwali Kendari 2024 nanti.
“Tapi catatan yang penting karena pasangan sangat awal mengsosialisasikan diri sehingga perlu mengatur irama dan cerdas dalam memainkan isu,” ucapnya.
Penulis : Haerun




