Resmikan Pasar Wameo Baubau, Saleh Lasata Kenang Masa Kecil

Plt Gubernur Sultra Saleh Lasata bersalaman dengan para pedagang usai peresmian Pasar Wameo, Senin 6 Februari 2018.

Baubau, Inilahsultra.com – Plt Gubernur Sultra Saleh Lasata meresmikan 146 kios dan lapak di Pasar Wameo Kota Baubau, Senin 6 Februari 2018. Peresmian tersebut dihadiri Pj Wali Kota Baubau Hado Hasina, Ketua DPRD Baubau Roslina Rahim, mantan Wali Kota Baubau AS Thamrin, seluruh kepala SKPD dan PKK.

Saat meresmikan Pasar Wameo, Saleh Lasata mengenang masa kecilnya.

“Bagi saya pribadi, saya sangat bahagia dimana Wameo, Kaubula, Bonebone tidak lepas dari masa kecil saya,” ujarnya saat meresmikan Pasar Wameo.

-Advertisement-

Dia mengaku, meresmikan Pasar Wameo ibaray pulang kampung. Makanya, dia sangat berterima kasih kepada Pj Wali Kota Baubau Hado Hasina yang mengundang untuk meresmikan pasar tersebut.

Menurut Saleh Lasata, Pasar Wameo adalah salah satu simbol ekonomi ditengah persaingan pasar tradisional dan modern. Apalagi Kota Baubau merupakan pusat ekonomi di Kepulauan Buton, termasuk Kabupaten Muna.

Kata Saleh, meski hanya 11 bulan menjadi Pj Wali Kota Baubau, semua tokoh masyarakat bersama SKPD harus membantu Hado Hasina membangun Kota Baubau. Karena dia merupakan ciri pemimpin inovatif yang bisa menyimpulkan dan menganalisa tugas pokok.

“Mudah-mudahan nanti bisa tinggalkan kenangan yang positif bagi kampungnya sendiri di Baubau. Saya mohon kita semua tokoh masyarakat untuk membantu tugas beliau yang cukup berat ini,” ujarnya.

Saleh meminta seluruh masyarakat Kota Baubau bangga memiliki Pj Wali Kota Hado Hasina yang juga Kadis Perhubungan Sultra.

Hado Hasina mengatakan, peresmian Pasar Wameo tidak lepas peran wali kota sebelumnya AS Tamrin. Utamanya dalam hal mengatasi kesemrawutan sesuai tugas pemerintah mencari solusi dan mengambil langkah. Sehingga pasar yang diresmikan dapat membawa manfaat untuk masyarakat Baubau dan Kepulauan Buton.

Kadis Perindag Kota Baubau Abdul Hakim mengatakan, Pasar Wameo memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat.

“Pasar Wameo 3 kali mengalami revitalisasi dan tahun 2017 mendapatkan fasilitas 23 kios dan 128 lapak untuk pedagang sembako yang selama ini berada di luar pasar,” jelasnya.

Reporter: Nia
Editor: Din

Facebook Comments