Kanit Reskrim Polsek Mandonga Usir Wartawan Hendak Liputan

Kanit Reskrim Polsek Mandonga mengintimidasi wartawan untuk hapus gambar.

Kendari, Inilahsultra.com – Kepala Unit Reskrim Polsek Mandonga Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) AKP Baharuddin Supu mengusir sejumlah wartawan dengan kata-kata kasar yang sedang melakukan peliputan kasus dugaan pengancaman siswa terhadap gurunya, di dalam ruanganan Unit Reskrim Polsek Mandonga, Jumat 19 Oktober 2018.

Sejumlah wartawan itu adalah Fadli Aksar dari Media Detiksultra.com, Muhammad Ilham wartawan NET TV kontributor Sultra, dan Alfian wartawan Rakyat Sultra.

Ketiga wartawan tersebut, dibentak-bentak dan tidak diizinkan untuk meliput kasus tersebut.

-Advertisement-

Bahkan, Kanit Reskrim mengintimidasi wartawan NET TV Muhammad Ilham untuk menghapus video yang sudah diambil dari kamera miliknya.

Bahkan, oknum polisi tersebut, menutup pintu sambil melarang ketiga wartawan tersebut untuk keluar dari ruangan reskrim sebelum menghapus gambar video hasil liputan tersebut.

“Hapus rekamannya itu, jangan ada berita hari ini tentang kasus ini, jangan ada yang keluar dari ruangan ini kalau tidak dihapus gamabr itu,” kata Kanit Reskrim Polsek Mandonga dengan nada tinggi.

Salah satu wartawan dimintai keterangan Muhammad Ilham mengatakan, seharusnya diberikan informasi atau pemberitahuan dengan cara baik-baik bukan dengan cara dibentak-bentak dengan kata-kata kasar, apalagi dilakukan oleh seorang polisi.

“Seharusnya diberitahu dengan cara baik-baik bukan dengan cara dibentak dan kata-kata kasar yang dikeluarkan,” kata Muhammad Ilham saat dimintai keterangan usai dikeluarkan dari ruangan.

“Kami mengerti aturan dan kode etik, kami juga mengerti mana kasus yang tayang dan mana yang tidak tayang terkait kasus anak di bawah umur pasti saya akan diblur,” tambah Muhammad Ilham.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Goldenhardt melalui telpon selulernya. Ia mengaku, oknum polisi telah dipanggil oleh Polres Kendari melalui Wakapolres Kendari untuk melakukan klarifikasi.

“Kami sudah memanggil polisi tersebut, untuk dilakukan klarifikasi terkait yang dia lakukan terhadap beberapa wartawan,” katanya.

Penulis : Haerun
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments