
Kendari, Inilahsultra.com– Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi menginginkan pelantikan Walikota Kendari defenitif bisa digelar berbarengan dengan Wakil Bupati Buton terpilih.
Harapan tersebut diutarakan Ali Mazi belum lama ini. Pernyataan politikus NasDem ini sekaligus menjawab kegundahan Plt Walikota Kendari, Sulkarnain.
Saat rapat bersama Bupati/walikota se-Sultra Sultra, kader PKS itu mengatakan ruang geraknya selaku walikota non defenitif di Kota Lulo sangat terbatas. Terutama dalam hal kebijakan anggaran.
Sebagaimana dirilis Inilahsultra.com, Sulkarnain menyatakan ketertarikan menjalin kemitraan dengan PT MSI guna percepatan pembangunan infrastruktur di Kota Kendari.
Sayang, agenda ini terganjal status. Sebagai Pelaksana Tugas Walikota Kendari, dirinya tak bisa leluasa mengakses kemudahan pembiayaan infrastruktur ditawarkan lembaga keuangan milik Kementrian Keuangan RI tersebut.
Menanggapi hal itu, Ali Mazi berharap mekanisme pelantikan Walikota Kendari yang saat ini tengah bergulir bisa berjalan lancar. Baik di Kementrian Dalam Negeri maupun di lembaga legislatif DPRD Kota Kendari.
Dengan begitu, jadwal pelantikan Sulkarnain bisa dilakukan serentak dengan agenda pengambilan sumpah jabatan Wakil Bupati Buton terpilih.
“Kalau bisa berbarengan dengan Wakil Bupati Buton,” singkat Ali Mazi.
Sebagai informasi, DPRD Buton kini tengah maraton menggodok pemilihan Wakil Bupati Buton.
Ada dua opsi nama ditawarkan mengisi jabatan 02 Buton. Pertama adalah Iis Eliyanti, istri mantan Bupati Buton Umar Samiun. Ia kini masih menjabat anggota DPRD Buton dari Partai Amanat Nasional (PAN), parpol utama pengusung duet Umar Samiun-La Bakry pada Pilkada lalu. Kedua adalah kader PKS Partai Demokrat, Rian Siombiwi.
Kedua nama itu telah diparipurnakan oleh DPRD Buton Senin 12 November 2018. Pemilihan posisi Wakil Bupati Buton dijadwalkan digelar pada 19 November 2018.
Penulis : Siti Marlina
Editor : La Ode Pandi Sartiman




