
Kendari, Inilahsultra.com – Kabupaten Muna Barat merupakan salah satu daerah kepulauan di Sultra yang masuk wilayah rawan distribusi logistik Pemilu 2019.
Dari 11 kecamatan di Mubar, ada tiga kecamatan yang memiliki desa yang berada di pulau.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mubar Awaluddin Usa mengatakan, kondisi alam menjadi salah satu tantangan KPU dalam distribusi logistik Pemilu 2019.
Oleh masyarakat pesisir pulau di Mubar mengenal istilah HAM dalam hal iklim dan cuaca.
H berarti hujan. A adalah angin kencang dan M bermakna meti atau air surut hingga beberapa kilometer.
“Di sana cuaca tidak menentu. Hujan ini sering terjadi di sana. Kalau angin kencang, bisa memicu ombak tinggi. Kadang kita basah kuyup. Sedangkan meti ini, kita kadang berjalan kaki menuju kapal,” kata Awal saat ditemui usai menghadiri coffee morning KPU Sultra di Hotel Claro Kendari, Selasa 2 April 2019.
Di Mubar, rinci Awal, ada tiga kecamatan yang memiliki desa berada di pulau kecil. Yakni, Kecamatan Tiworo Utara. Dari tujuh desa, enam diantaranya berada di pulau.
“Yang paling terjauh itu pulau Bero. Ini dekat perbatasan dengan Konawe Selatan. Hanya 15 menit perjalanan menuju Tinanggea,” kata Awal.
Kemudian, di Kecamatan Maginti, dari 8 desa, ada lima desa yang terdapat di pulau.
“Yang paling jauh itu adalah di Pulau Pasipadanga,” bebernya.
Kemudian, Kecamatan Tiworo Kepulauan. Di kecamatan ini, hanya satu desa yang berada di pulau, yakni Pulau Katela.
“Jadi, total ada 12 pulau di Mubar,” tuturnya.
Awal menjelaskan, kondisi medan ini menjadi pertimbangan matang bagi KPU Mubar dalam distribusi logistik nantinya.
Rencananya, KPU akan mendistribusikan logistik lebih awal untuk daerah yang berada di pulau-pulau.
“Logistik akan didistribusi lebih awal untuk antisipasi gangguan alam. Untuk pulau ini, kami akan gunakan angkutan kapal laut,” jelasnya.
Soal jenis kapal, sebut Awal, pihaknya akan memilih kapal yang kapasitasnya lebih besar. Hal ini untuk mengantisipasi kerusakan logistik pada saat distribusi menggunakan kapal laut.
“Kita akan pakai kapal dengan GT (gross ton) lebih besar. Kalau kapal bodi batang, tidak bisa,” pungkasnya.
Sebelum hari H pencoblosan Pemilu 2019 dilaksanakan pada 17 April 2019, seluruh logistik KPU sudah ada di TPS.
Penulis : La Ode Pandi Sartiman
Koreksi pembaca : Sebelumnya ditulis pulau paling jauh di Kecamatan Maginti adalah Pulau Gala. Harusnya, Pulau Pasipadanga.




