Raih WTP Tiga Kali Berturut, Mubar Dapat Tambahan Rp 20 Miliar dari Pusat

Kepala kantor wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sultra, Arif Wibawa menyerahkan piagam WTP ke Bupati Muna Barat LM Rajiun Tumada. (Nuh Nur Alim/Inilahsultra)

Laworo, Inilahsultra.com – Pemerintah pusat memberikan tambahan dana insetif daerah (DID) ke Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat (Mubar) sebesar Rp 20 miliar.

Pemberian tambahan insetif itu karena Pemda Mubar dalam mepertanggungjawaban pengelolaan keuangan mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) tiga kali berturut oleh BPK RI Perwakilan Sultra, dari tahun 2016, 2017 dan tahun 2018.

Atas capaian itu, Pemda Mubar langsung kembali menerima piagam penghargaan dari kementerian keuangan.

-Advertisement-

Atas capaian itu, Kepala kantor wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sultra, Arif Wibawa memberikan langsung piagam penghargaan WTP kepada Bupati Mubar, LM Rajiun Tumada di ruangan rapat kantor Bupati Mubar, Selasa 12 November 2019.

Pada kesempatan itu, Arif mengapresiasi atas capaian Pemkab Mubar hingga mendapatkan WTP berturut turut. Ia berharap apa yang sudah dicapai dapat dipertahankan.

“Ke depanya diperjuangkan dan dipertahankan,” kata Arif.

Sementara itu, Bupati Mubar, LM Rajiun Tumada mengatakan, selama lima tahun menjalani roda pemerintahan, atas prestasi yang didapat itu pihaknya terus memperlihatkan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan yang baik dan benar sesuai undang-undang.

“Ini suatu kehormatan buat pemerintah Mubar. Penghargaan ini juga dapat memberikan semangat agar ke depannya kembali meraih opini WTP,” ungkap Rajiun.

Terpisah, Kabag Humas Setda Mubar, Ali Abdin menyebut, Pemda Mubar mendapat tambahan dana insentif daerah sebesar Rp 20 miliar dari pemerintah pusat.

“Tadi Kepala Kanwil Dirjen Perbendaharaan Sultra hadir dan memberikan piagam penghargaan sertifikat WTP ke pak Rajiun. Atas prestasi itu Pemda Mubar mendapat tambahan pendapatan insentif daerah 20 miliar dari pemerintah pusat,” kata Abdin

Abdin mengaku, capaian prestasi yang didapat itu tidak lepas dari kerja-kerja seluruh perangkat SKPD dan desa.

“Ini juga suatu prestasi yang sangat luar biasa untuk pengelolaan keuangan daerah. Tentu ini tidak lepas dari petunjuk BPK,” pungkasnya.

Penulis : Muh Nur Alim

Facebook Comments