76 Hektar Rumput Laut di Butur Gagal Panen, Kerugian Hingga Miliaran

Ilustrasi

Buranga, Inilahsultra.com- Para petani rumput laut di Kabupaten Buton Utara (Butur) terpaksa harus merugi hingga miliaran rupiah. Sebabnya, puluhan hektar kawasan rumput laut yang selama ini dibudidayakan gagal panen.

Kawasan rumput laut rusak lantaran diterjang banjir yang terjadi beberapa kali di daerah paling utara pulau Buton itu. Berdasarkan catatan dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Butur kerugian akibat gagal panen tersebut ditaksir hingga mencapai Rp 1,4 miliar.

-Advertisement-

Kepala DKP Butur, Budianti Kadidaa saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat 9 Juni 2017 mengatakan, kawasan rumput laut rusak  akibat diterjang banjir bandang. Batang pohon yang terseret derasnya arus  banjir memasuki kawasan budidaya rumput laut nelayan

“Sehingga rumput laut rusak, mengalami kematian, dan gugur. Luas kawasan budidaya rumput laut yang mengalami kerusakan mencapai 76 hektar. Kerugian materil hingga perkiraan Rp 1, 4 Miliar lebih, ” ungkapnya.

Budianti menerangkan, sejumlah desa yang mengalami gagal panen yakni, desa Langere, Koepesino, Wasalabose, Kelurahan Wandaka, Kelurahan Lipu, Kelurahan Bangkudu, Desa Loji, dan Eelhaji.

Nelayan yang mengalami gagal panen, diakuinya sudah didata. Hal itu, untuk memudahkan dalam pemberian bantuan.

“Bantuan akan dianggarkan dalam APBD Perubahan mendatang. Minimal nelayan yang rusak kawasan budidaya rumput lautnya akan mendapatkan bantuan bibit, ” janji Budianti.

Editor : Rido

Facebook Comments