
Pasarwajo, Inilahsultra.com – Bupati Buton La Bakry melepas kontingen pelajar yang akan berlaga pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) II Sultra di Kendari, Minggu 21 Maret 2021. Pelepasan kontingen dilaksanakan di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Buton di Pasarwajo.
Orang nomor satu di Buton ini optimis para atlet akan menunjukkan performa terbaik dan menjadi juara pada perhelatan POPDA II Sultra.
“Mewakili seluruh masyarakat Buton. Saya berharap anda semua bisa menjaga kesehatan, sportivitas dan kesiapan diri untuk menghadapi ajang POPDA dan bisa membawa nama baik Kabupaten Buton. Pemda dan masyarakat tentu berharap para atlet akan membawa hasil terbaik untuk daerah yang kita cintai,” ungkap Ketua DPD Partai Golkar Buton ini.
Dia berharap, dengan keikutsertaan dan prestasi yang ditorehkan para atlet nantinya akan memberi keyakinan kepada Gubernur Sultra bahwa Kabupaten Buton sangat siap dan yang terpenting atlet yang diterjunkan murni putra-putri daerah terbaik.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buton La Ode Abdul Zainuddin Napa mengatakan, jumlah kontingen Kabupaten Buton yang diterjunkan sekitar 80 orang. Terdiri dari 57 atlet, 17 pelatih dan sisanya official.
Dari enam cabor yang dipertandingkan, lima cabor yang diikuti kontingen Buton yaitu cabang atletik, takraw, silat, karate, dan tenis meja.
“Lima Cabor kita ikuti kecuali kempo yaitu atletik, takraw, silat, karate, dan tenis meja. Ada dua cabor yang tidak jadi diperlombakan karena dibatalkan oleh panitia yaitu panjat tebing dan renang. Padahal atlet kita telah dipersiapkan,” tuturnya.
Mantan Kepala Dinas Konunikasi dan Informatika (Kominfo) Buton ini menargetkan para atlet Buton bisa menjadi juara di setiap cabang yang diikuti. Ini didasari keyakinan karena Kabupaten Buton sangat siap untuk berlaga dan hampir seluruh Cabor diikuti, proses seleksipun telah dilakukan dari SMP dan SMA sederajat di seluruh kecamatan se-Kabupaten Buton.
Ajang olahraga bergengsi bagi kalangan pelajar ini akan dilaksanakan dari tanggal 23-27 Maret 2021 di Kota Kendari.
Reporter: LM Arianto




