Sepakat Dukung Asrun, Gerindra Sultra Masih Beri Ruang Cagub Lain

 Jayadi Zaid

Kendari, Inilahsultra.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sultra tidak membuka pendaftaran penjaringan bakal calon gubernur. Meski begitu, partai yang didirikan Prabowo Subianto itu memberikan kesempatan kepada bakal calon untuk mengajukan permohonan agar bisa diusung pada Pilgub Sultra 2018 mendatang.

Sebelumnya, DPD Partai Gerindra telah menyepakati untuk mengusung Asrun di Pilgub Sultra 2018 mendatang. Hanya karena beberapa calon yang melamar ke Gerindra, maka mereka diberikan ruang.

-Advertisement-

“Dalam perjalanan beberapa hari ini ada beberapa cagub ajukan permohonan ke Gerindra. Kita tidak pernah umumkan membuka pendaftaran tapi mereka hanya masukan permohonan. Silakan (ajukan permohonan), kita akan terima dan tindaklanjuti ke DPP,” ungkap Sekretaris DPD Gerindra Sultra Jayadi Zaid, Senin, 3 Juli 2017.

Dia mengaku, belum ada perintah dari DPP agar daerah membuka penjaringan. Daerah diberikan kewenangan sepenuhnya untuk menentukan calon yang diusung.

“Kita diberikan kewenangan penuh. Sama halnya dengan kabupaten atau kota. Namun, keputusan (mengusung calon) itu ada di DPP,” jelasnya.

Jayadi menguraikan, pada 28 Juni 2017 pihaknya sudah menggelar rapat dan mayoritas pengurus DPC kabupaten atau kota mengusulkan agar di Pilgub Sultra 2018 nanti mengusung Asrun, Wali Kota Kendari.

“Rapat ini sebenarnya agenda persiapan verifikasi partai oleh KPU dan pilkada serentak 2018. Dalam rapat, terjadi dinamika dan semua DPC sepakat mendukung Asrun maju pilgub. Tidak bisa dinafikan aspirasi DPC kita tampung namun hal ini akan dikonsultasikan dengan DPP,” katanya.

Menurut dia, semua keputusan untuk mengusung kandidat di Pilkada, ada di DPP. Pengurus provinsi hingga kabupaten atau kota hanya melaksanakan proses.

Untuk itu, adanya keinginan kandidat lain yang mau melamar Partai Gerindra, pihaknya langsung membukanya. Namun, bentuknya hanya mengajukan permohonan bukan dilakukan penjaringan seperti partai pada umumnya.

“Isi permohonan itu melampirkan syarat yang normatif, salah satu utamanya rekomendasi dari partai lain untuk mencukupi kursi Gerindra yang hanya empat kursi. Ini wajib,” jelasnya.

Pemenuhan rekomendasi dari partai lain itu, belum jelas kapan waktunya. Namun, bila sudah tiba, pihaknya akan menyampaikan kepada kandidat yang bermohon untuk segera memenuhinya.

“Kalau sampai batas waktu tertentu tidak dipenuhi, kita tidak akan ajukan ke DPP. Kita menunggu dulu. Karena sekarang masih dalam proses karena belum ada partai keluarkan rekomendasi. Kita fleksibel, mungkin pada waktu tertentu akan kita sampaikan,” katanya.

 

Reporter : La Ode Pandi Sartiman
Editor     : Herianto

Facebook Comments