
Ilustrasi
Buranga, Inilahsultra.com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Buton Utara (Butur) kekurangan 5 ribu keping blanko e-KTP. Padahal, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah mendistribusikan 4 ribu keping blanko e-KTP.
Sayangnya, 4 ribu keping blanko tersebut belum bisa menutupi kebutuhan masyarakat Butur yang belum mengantongi kartu tanda penduduk berbasis elektrik. Berdasarkan catatan Disdukcapil setempat, setidaknya masih membutuhkan 5 ribu blanko lagi untuk melayani seluruh masyarakat yang sudah melakukan perekaman.
Kepala Disdukcapil Butur, Asri, ketika ditemui di ruang kerjanya, Jumat (20/05/2017) mengungkapkan, pendistribusian blanko e-KTP tahap I telah dilakukan Kemendagri. Sebanyak 7 juta blanko didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota. Akan tetapi, Butur hanya kebagian 4 ribu blanko saja.
“Jumlah tersebut belum cukup memenuhi kebutuhan warga Butur yang belum mengantongi e-KTP. Dukcapil Butur masih butuh 5 ribu keping blanko lagi. Masyarakat yang datang merekam tentunya terus bertambah karena banyak siswa SMA telah lulus dan berusia 17 tahun datang mengurus KKP,” ungkap Asri.
Blanko yang didistribusikan tersebut hanya diperuntukan bagi warga yang telah merekam identitasya tahun lalu. Untuk mereka yang merekam tahun ini belum bisa mengantongi e-KTP hanya diberikan surat keterangan.
Selain ada kendala blanko, kata Asri, ada gangguan tampilan saat hendak difinalisasi di server bagi mereka yang merekam tahun ini. Kendala tersebut kini masih dikonsultasikan ke Kemendagri. “Ini tak hanya terjadi di Butur. Tetapi beberapa daerah lainnya juga. Bagi mereka yang baru merekam tahun ini tidak bisa dilakukan finalisasi pencetakan identitasnya ke e-KTP. Saat hendak dicetak, gambar wajah tak tampak. Tahun ini tak ada kendala,” terangnya.
Asri menyampaikan, upaya untuk terus mengajak masyarakat Butur agar merekam e-KTP terus dilakukan. Pihaknya, telah bergerilya di setiap desa memberikan layanan perekaman.
“Target nasional telah kita capai. Sebanyak 99 persen warga Butur telah melakukan perekaman. Hanya ada beberapa warga yang belum. Itu kita himbau agar mereka tetap proaktif untuk datang merekam,”imbuhnya.
Reporter: Rido
Editor : Jumaddin Arif




