
Tim investigasi Kemenristek Dikti saat menggelar konfrensi pers.
Kendari, Inilahsultra.com – Sebanyak sembilan tim investigasi yang ditunjuk Direktur Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) menyatakan Dr Muh Zamrun tak melakukan plagiat seperti yang dituduhkan selama ini.
Berdasarkan rilis pers yang diterima oleh Inilahsultra.com, tim yang ditunjuk menyimpulkan hasil jurnal internasional milik Zamrun tak terbukti plagiat.
Sembilan tim itu yakni, Prof Dr Jhon Hendri, Prof Eko Hadi Sudjiono, Prof Dr Adang Suwandi, Prof Dr Terry Mart, Ulfiandri SH MH, Herman Susanto SSos MM, Megistra SH, Akbar Agam Parmato SH, dan M Irhash Aliya SH.
Mereka menyebut, dari hasil investigasi terhadap artikel Muhammad Zamrun Firihu ditemukan fakta terdapat kesamaan pada bagian kesimpulan dan pendahuluan dalam struktur kalimat artikel nol.
“Analisa artikel nol ditulis berdasarkan hasil penelitian dengan metode yang sama dengan artikel yang diduga diplagiasi. Kesamaan tersebut bersifat umum yang tertulis pada bagian kesimpulan yang disusun berdasarkan hasil dan analisis data penelitian secara substansi artikel berbeda, tetapi artikel-artikel yang relevan dari penulis atau editor dengan tema yang sama dengan yang diduga diplagiasi terdapat pada sitasi dan daftar pustaka yaitu referensi,” jelas rilis pers diterima Inilahsultra.com, Selasa, 18 Juli 2017.
Kedua, fakta terdapat kesamaan pada bagian pendahuluan pada paragraf pertama dan kedua artikel.
Analisis, artikel ditulis berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan metode yang sama dengan artikel yang diduga diplagiasi. Paragraf yang sama berisi tentang Informasi umum tema penelitian tersebut.
“Artikel yang diduga diplagiasi dicantumkan pada sitasi dan daftar pustaka,” bebernya.
Adapun artikel yang diduga hasil plagiasi adalah plagiarism terhadap karya penelitian orang lain maupun karya/jurnal sendiri. Artikel tersebut diantaranya, Microwaves Enhanced Sintering Mechanisms in Alumina Ceramis Sintering Experiments. 2016. Contempory Engineering Science.
Reporter: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Herianto




