
Sarmadan
Kendari, Inilahsultra.com – Kontestan Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Konawe periode 2018-2023 diperkirakan bakal tak seramai Pilbup Konawe lima tahun lalu.
Jika periode sebelumnya Konawe diramaikan delapan pasang Cabup/cabup. Pada Pilbup kali ini KPU Konawe memprediksi maksimal hanya ada lima pasangan calon bupati yang bakal bersaing menuju kursi 01 Konawe.
Hal ini diungkap Ketua KPU Konawe, Sarmadan saat diwawancarai Inilahsultra.com terkait kesiapan penyelenggaraan Pilbup Konawe, Rabu, 26 Juli 2017.
“Maksimal hanya ada lima calon. Yang diusung parpol dan independen,” ujar Sarmadan.
Dari prediksi itu, empat diantaranya bakal diisi pasangan dari jalur partai politik. Sementara sisanya dari jalur independen.
Estimasi susutnya jumlah kontestan Pilkada Konawe, kata Sarmadan, didasari perkembangan politik dan intensitas koordinasi tiap parpol besar yang berpeluang mengusung calon pada ajang Pilbup Konawe mendatang.
“Kita liat dari perkembangan selama ini. Parpol mana yang sering koordinasi dan memang memiliki kursi dan peluang besar mengusung calon. Termasuk yang calon independen kemungkinan satu orang,” jelas Sarmadan.
Selain PAN, tiga partai besar lain di DPRD Konawe yakni PDIP, PBB dan Golkar tercatat rutin berkordinasi dengan KPU terkait agenda percalonan Pilbup.
“Kalau PAN sudah jelas. Yang punya kursi signifikan dan membuka penjaringan kan ada PDIP, PBB, Golkar. Makanya kalau dari jalur Parpol kita prediksi paling banyak empat calon. Dari independen hanya satu,” sambungnya.
Prediksi ini menjadi dasar pertimbangan KPU menyusun anggaran penyelenggaraan Pilbup Konawe.
Kata dia, postur anggaran Pilbup Konawe mencapai Rp 54,9 miliar yang telah diteken beberapa hari lalu hanya diporsikan untuk lima ‘seat’ pasangan calon bupati/wakil bupati.
Reporter: Alin
Editor: Herianto




