
inilasultra.com – Jelang Natal dan Tahun Baru 2018, tingkat kebutuhan masyarakat akan uang tunai di seluruh daerah di Sultra diprediksi meningkat drastis dari hari-hari biasa.
Mengantisipasi hal itu, sejak sepekan lalu Bank Indonesia (BI) Sultra mengaku telah mendistribusi uang tunai senilai Rp 620 Miliar.
Ratusan miliar uang pecahan tunai didistribusi ke tiga titik kas titipan BI. Diantaranya di Kota Baubau sebanyak Rp 200 miliar, Kabupaten Kolaka dan Kabupaten Muna masing-masing senilai Rp 200 miliar.
Hal ini disampaikan Pimpinan BI Sultra, Minot Purwahono diwawancarai inilahsultra.com Rabu 20 Desember 2017.
“Kita jamin ketersediaan uang tunai. Kita kirim ke tiga kas titipan, Baubau, Kolaka dan Raha. Ini untuk persediaan Natal dan Tahun Baru,” urai Minot.
BI sendiri intens memantau aktivitas perbankan jelang akhir tahun. Termasuk pada jaringan Anjungan Tunai Mandiri atau ATM. Ini dilakukan guna memastikan tidak ada keluhan soal kekosongan pecahan uang tunai sebagai mana sering terjadi di momen-momen hari raya.
“Kalau sampai ada yang kosong, kami siap tambah kecukupan,” tambah Minot.
Jumlah kebutuhan uang tunai pada momen Natal dan Tahun Baru diakui Minot tidak begitu signifikan dibanding saat perayaan Idul Fitri. Tahun ini misalkan, pada hari raya umat islam BI mengucurkan sedikitnya Rp 1,3 triliun memenuhi tingginya angka permintaan uang tunai di seluruh daerah di Sultra.
Penulis: Siti Marlina
Editor : Jumaddin Arif




