
Pasarwajo, Inilahsultra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton berupaya agar seluruh masyarakat mendapatkan BPJS Kesehatan. Sehingga melalui program itu bisa menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.
Plt Bupati Buton La Bakry mengatakan, pemerintah akan berupaya agar dukungan Alokasi Dana Desa (ADD) bisa digunakan untuk bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Sehingga seluruh masyarakat dapat mendapatkan layanan kesehatan gratis.
“Jumlah penerima BPJS Kesehatan dari pemerintah jumlahnya belum maksimal. Makanya diupayakan melalui ADD dapat terlaksana kerjasama dengan BPJS Kesehatan,” kata La Bakry beberapa waktu lalu.
La Bakry menyadari, upaya peningkatan layanan kesehatan berdampak pada beberapa indikator makro pada sektor kesehatan. Diantaranya angka kematian bayi tahun 2017 diperkirakan mengalami penurunan. Begitu juga angka kematian ibu dari 122 tahun 2015 menjadi 105 pada tahun 2016 dan pada tahun 2017 turun menjadi 102.
Angka itu menunjukkan semakin membaiknya kondisi kesehatan masyarakat didaerah. Makanya pada tahun 2018 ini diupayakan agar terus menurun sehingga mencapai target SDGS.
Kepala Dinas Kesehatan Buton Sumardin mengatakan, terus berupaya agar pemenuhan layanan kesehatan masyarakat dapat terpenuhi. Selain peningkatan pelayanan sarana dan prasarana Puskesmas pada semua kecamatan, juga pelayanan rujukan RSUD.
“Tenaga kesehatan dan peralatan medis juga selalu menjadi atensi dinas kesehatan,” ujarnya.
Untuk meningkatkan derajat kesehatan, lanjut Sumardin, pihaknya terus melakukan penyuluhan kesehatan hingga desa-desa dengan memanfaatkan anggota yang ada disemua desa.
“Kita selalu mengimbau agar masyarakat membiasakan hidup bersih agar terhindar dari penyakit, salah satunya DBD (Demam Berdarah Deque). Karena DBD muncul akibat kondisi lingkungan yang tidak sehat,” cetusnya.
Reporter: Nia
Editor: Din





