
Kendari, Inilahsultra.com – Putra daerah Sulawesi Tenggara (Sultra) yang berkarir di pusat terus bertambah. Terbaru adalah Ali Bahri SSos MSi.
Pria Kelahiran Sumpuo, Kabupaten Muna, 8 Juli 1975 ini dipercaya menduduki jabatan eselon tiga di Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Ali Bahri diberi amanah oleh instansi yang dipimpin Sitti Nurbaya itu menjadi Kepala Balai Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (TNRAW).
Jabatan tersebut mulai diemban Ali Bahri sejak 15 September 2017 lalu, seiring dengan pelantikannya oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Sitti Nurbaya di Jakarta. Dengan kepercayaan tersebut, Ali Bahri mencatatkan sejarah sebagai sebagai kepala Balai TNRAW pertama yang berasal dari Sultra.
Ditemui di ruang kerjanya, Ali Bahri mengatakan, penunjukkan dirinya sebagai Kepala Balai TNRAW merupakan kepercayaan yang diberikan oleh atasan. Amanah tersebut, sambung mantan Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah III Konsel dan Kolaka Timur ini akan dijalankan dengan baik dan penuh tanggung jawab.
“Saya menjadi kepala balai keenam sejak kawasan nasional itu ditetapkan menjadi Balai Taman Nasionak Rawa Aopa Watumohai. Saya juga menjadi putra pertama dari Sultra yang dipercaya memimpin taman nasional tersebut, ” kata Ali Bahri.
Di Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Balai TNRAW berada di bawah Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem. Ali Bahri menduduki jabatan kepala balai, pasca pimpinan sebelumnya, Fransisco Moga, telah purna bakti.
Dengan kepercayaan yang diamanahkan oleh pimpinannya itu, Ali Bahri telah menyusun berbagai program untuk menjaga taman nasional Watumohai.
Salah satunya adalah melakukan penangkaran rusa di salah satu lokasi di taman nasional dengan melibatkan masyarakat di sekitarnya. (rilis)




