
Baubau, Inilahsultra.com – Ahyan (8), seorang bocah di Kota Baubau dilaporkan menghilang saat tengah bermain di halaman rumahnya sekira pukul 17.00 Wita, Sabtu sore 24 Maret 2018.
Hilangnya Ahyan, sempat membuat heboh warganet. Dalam postingan akun Facebook Dila Rahman mengatakan ‘telah terjadi penculikan di halaman rumah kami (tugu kirap), dia diculik oleh kendaraan bermotor Jupiter MX berwarna hitam kuning’.
Nenek Ahyan, Wa Ode Zainah (50) memperkirakan bahwa pelaku telah mengincar cucunya tersebut. Pasalnya, ketika Ahyan baru tiba ditangga rumahnya, tiba-tiba sosok pria bermasker merebut dan membawa pergi bocah yang beralamat di Jalan Murhum Nomor 44, tak jauh dari Traffic Light Tugu Kirab Kota Baubau itu.
“Yang ambil dia itu pake helem masker, motor Yamaha MX King. Kayaknya sudah diincar memang, karena ada tetangga yang lihat motor MX King itu terparkir di lampu merah,” ungkap Zainah saat di konfirmasi, Minggu 25 Maret 2018.
Hari ini, lanjut Zainah, LI (inisial) ayah kandung Ahyan mengirim pesan mengatakan kalau Ahyan berada ditangannya. Lebih jauh, LI dan Sartina (ibu Ahyan) telah resmi bercerai pada Desember 2017 lalu.
“Ini sudah ketiga kalinya dia ambil Ahyan dengan cara tidak baik. Ahyan itukan dia jadikan alat supaya Sartina (ibu Ahyan) mau rujuk lagi sama dia,” kesalnya.
Susahnya, kata dia, alamat jelas tempat tinggal LI di Kota Baubau sama sekali tidak diketahui. “Tidak jelas tempat tinggalnya. Kadang dari rumah ke rumah, pindah-pindah. Pekerjaannya juga kita tidak tahu,” tukasnya.
Terpisah, Sartina (ibu Ahyan) mengatakan, telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Baubau pada Sabtu malam. Hanya saja, kedatangannya hari ini (minggu,red) untuk memberikan keterangan lebih lanjut lagi.
“Saya datang memberikan keterangan ulang, karena tadi malam saya melapor penculikan. Padahal mantan suamiku (ayah Ahyan) yang ambil. Tadi dia chat saya,” ungkap Sartina saat keluar dari ruang Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Baubau, Minggu sore.
Sementara itu Kapolres Baubau, AKBP Daniel Widya Mucharam menuturkan, pihaknya telah menerima laporan tersebut. Hanya saja, dalam laporan bukan tentang penculikan, tetapi laporan kehilangan anak.
“Kita sudah memeriksa pelapor dan mencoba mencari anak yang dimaksud. Kita sedang lidik dahulu, apakah betul itu dibawa keluarganya atau tidak,” ujar perwira dua melati itu via WhatsApp.
Reporter: Muhammad Yasir
Editor: Din




