Ortu Jebolan UGM Puas Terhadap Sistem Pendidikan Lazuardi di Kendari

Ummu Ghaizan bersama suami dan putranya.

Kendari, Inilahsultra.com – Keberhasilan seorang anak ditentukan oleh kualitas didikan yang baik. Hasil didikan ditentukan lingkungan sang anak menghabiskan waktunya.

Sekolah adalah wadah kedua setelah keluarga, sang anak banyak menghabiskan waktunya. Oleh karena itu, memilih sekolah terbaik adalah syarat utama yang wajib dipenuhi.

Salah satu orang tua (Ortu) siswa Lazuardi Ibnu Sina, Ummu Ghaizan mengatakan, di era seperti sekarang ini, Lazuardi adalah sekolah yang paling pas dipilih. Pasalnya, Lazuardi memiliki metode belajar yang berbeda dengan sekolah pada umumnya di negara ini.

-Advertisement-

“Sistem pendidikannya yang modern namun tetap mengedepankan norma-norma keagamaan membuat saya tidak khawatir tentang perkembangan kecerdasan intelektual dan emosional anak saya di zaman yang semakin modern ini,” kata Ummu Ghaizan.

Menurut dia, keterbukaan dan berani bersaing dengan dunia global namun tetap memiliki prinsip keimanan dan ketaqwaan yang baik adalah keutamaan dari sekolah Lazuardi.

“Dan itu sejalan dengan cita-cita saya bersama suami,” ungkap alumni Universitas Gajah Mada ini.

Ummu Ghaizan menambahkan, sistem belajar Lazuardi Ibnu Sina yang menekankan pada pemahaman terhadap konsep sejalan dengan pola asuh yang diterapkan dalam keluarganya. Makanya, Ummu Ghaizan dan suami sangat puas dengan pola tali asih dan kasih sayang sesama murid, sesama orang tua dan antara guru serta anak didik di sekolah Lazuardi Ibnu Sina.

“Bahkan anak kami betah di sekolah walaupun terlambat kami jemput,” tambahnya.

Disamping itu, cara belajar yang asik dengan mengembalikan ke fitrah anak-anak yaitu bermain, juga merupakan trik paling jitu yang diterapkan oleh Lazuardi dalam membimbing anak-anak zaman now. Dengan cara seperti itu, ilmu yang diserap lebih melekat dan abadi.

“Pemahaman terhadap konsep juga merupakan modal awal yang penting dalam belajar sehingga kelak yang dihasilkan sang anak adalah karya, bukan hafalan semata,” terangnya.

“Pokoknya, Lazuardi itu sekolah zaman now banget deh,” tambahnya. (Jum)

Facebook Comments