
Warga ditelan ular di Muna
Kendari, Inilahsultra.com – Peristiwa warga tertelan ular di Kabupaten Muna bukan hanya menjadi sorotan masyarakat Indonesia. Masyarakat di negara lain turut membahasnya.
Hal ini diungkapkan anggota dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI asal Sultra Ridwan Bae, Minggu 17 Juni 2018.
“Berita ini sudah mendunia. Ini peristiwa serius, memilukan, menyedihkan,” ungkap Ridwan Bae.
Mantan Bupati Mua dua periode ini mengaku kaget adanya berita ini. Sebab, yang menjadi korban adalah manusia.
“Biasanya kan binatang. Tapi ini manusia. Saya kaget ini. Memang, ular ada di mana-mana. Punya tempat hidup juga. Hanya, justru saya kagetkan kenapa ular sebesar itu sudah sampai di pemukiman warga,” katanya.
Ridwan mengingatkan agar Pemda Muna segera mengantisipasi hal ini agar tidak terulang lagi. Minimal, dinas terkait bisa mengantisipasinya.
“Bupati Muna harus kencang soal ini. Jangan terjadi dua kali pada orang lain. Dinas terkait, Dinas Lingkungan Hidup bisa mengambil langkah. Ini kejadian sekaligus menjadi gambaran pemerintah harus lebih serius,” ujarnya.
Ia pun menyarankan, sebagai bentuk perhatian, pemerintah Kabupaten Muna wajib memberikan santunan dan membiayai seluruh prosesi pemakaman korban.
“Pemerintah harus biayai sampai 100 harinya,” sarannya.
Kepada masyarakat, Ridwan juga mengimbau agar untuk hati-hati karena bisa saja akan muncul ular lain yang sifatnya sama berbahayanya.
“Pemerintah juga harus pikirkan bagaimana caranya agar ular tidak masuk di pemukiman warga. Ini jadi guru besar bagi semuanya,” pungkasnya.
Penulis : La Ode Pandi Sartiman




