Mendagri Belum Teken SK Pelantikan Bupati Konawe dan Wali Kota Baubau

Kabag Otoda Biro Pemerintahan Pemprov Sultra, Tomi Indra Sukiadi.

Kendari, Inilahsultra.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo hingga kini belum juga menandatangani SK Pelantikan Pasangan Bupati/Wakil Bupati Konawe Terpilih, Kery S Konggoasa-Gusli Topan Sabara (KSK-GTS) dan Pasangan Wali Kota/Wakil Wali Kota Baubau, AS Thamrin – La Ode Monianse (Tampil Manis).

Kabag Otoda Biro Pemerintahan Pemprov Sultra, Tomi Indra Sukiadi diwawancarai jurnalis Inilahsultra.com, Selasa 18 September 2018 membenarkan informasi tersebut.

Sejauh ini, dokumen kedua kepala daerah produk pilkada serentak itu sudah lebih dari dua pekan ada di meja Kemendagri. Ia tidak berani berspekulasi mengapa proses penandatanganan SK tersebut belum juga dirampungkan.

-Advertisement-

“Kita pastikan berkasnya lengkap. SOP paling lambat 3 Minggu sudah ditandatangani. Ini sudah dua mingguan. Intinya Gubernur siap melantik hanya SK saja yang belum diterima,” cetus Indra.

Kata dia, Pemprov Sultra memang sudah menyusun scedule pelantikan dua kepala daerah tersebut. Menurut rundown kegiatan Gubernur Sultra, pelantikan kepala daerah hasil Pilkada serentak itu dijadwalkan digelar bersamaan pada tanggal 24 September di Kota Kendari.

Namun, pihaknya belum bisa mengonfirmasi kepastian agenda tersebut.

“Itu belum bisa kami pertanggungjawabkan,” singkatnya.

Gubernur Sultra, Ali Mazi telah menyatakan kesiapan melantik dua paslon pemenang Pilkada serentak itu di Kendari. Sayangnya, hal ini belum bisa terealiasasi lantaran Biro Pemerintahan Pemprov Sultra belum juga menerima SK Pelantikan Bupati Konawe dan Wali Kota Baubau.

“Kita belum berani cetak undangan juga. Jadwalnya memang sudah ada, tapi SKnya kan belum ada. Belum ditandatangan. Kita dalam posisi menunggu SK itu turun Mendagri,” ucap Tomi.

Sesuai telegram dari Kemendagri, lanjut Tomi pelantikan dua kepala daerah di Sultra, Konawe dan Baubau dideadline akhir September.

“Harusnya kalau memang ditarget kelar akhir September diikuti dengan proses SK yang cepat. Kita di daerah tetap menyusun scedule karena memang kabarnya akhir September sudah selesai pelantikan Konawe dan Baubau. Mestinya dari Kemendagri konsisten,” urai Tomi.

Pemprov Sultra, kata Tomi, baru berani merilis kepastian pelantikan Bupati Konawe dan Baubau jika SK dua bupati incumbent itu sudah diteken oleh Mendagri.

Sebagaimana diketahui simpang siur pelantikan Bupati Konawe dan Baubau berapa kali berhembus. Pertama, saat pelantikan Gubernur Sultra dipercepat 5 September, jadwal Pelantikan Bupati Konawe dan Wali Kota Baubau dikabarkan ikut dimajukan tanggal 12 September. Agenda tersebut beberapa kali mengalami revisi. Terbaru, scedule pelantikan dijadwal 24 September pascapenyelenggaraan Pesta Rakyat duet AMAN di Kota Kendari.

Penulis : Siti Marlina
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments