
Kendari, Inilahsultra.com – Peserta pemilu 2019 menggelar deklarasi kampanye damai di MTQ Kendari, Minggu 22 September 2018.
Peserta pemilu baik partai politik dan calon perseorangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), DPD dan DPRD turut ambil andil dalam deklarasi itu.
Acara yang digagas oleh KPU dan Polda Sultra ini turut dihadiri oleh beberapa tokoh di Sultra.
Yakni, Wakil Gubernur Sultra Lukman Abunawas, Kapolda Sultra Brigjen Pol Iriyanto, Ketua KPU Sultra La Ode Abdul Natsir Moethalib, Ketua Bawaslu Sultra Hamiruddin Udu, anggota DPR RI Umar Arsal dan Amirul Tamim, anggota DPD RI Wa Ode Hamsina Bolu, serta ketua partai politik.
Ketua KPU Sultra La Ode Abdul Natsir mengaku, deklarasi ini mengangkat tema Indonesia menolak hoaks, politisasi SARA dan politik uang.
“Hari ini permulaan masa kampanye Pemilu 2019. KPU RI beserta jajaran di waktu yang sama menggelar deklarasi ini,” kata Natsir dalam sambutannya, Minggu 23 September 2018.
Ia mengajak agar semua pihak menjaga situasi pemilu yang kondusif dan menjalankan demokrasi tanpa isu SARA dan kekerasan.
“Kita akan deklarasi bahwa semua bersepakat tidak ada ruang bagi pihak-pihak melakukan demokrasi dengan cara tidak baik. Kita menolak politik uang, menolak dengan keras politisasi SARA,” katanya.
Menurutnya, demokrasi harus menyatukan semua perbedaan dan menjadikan perbedaan itu menjadi sebuah kekuatan.
“Perbedaan adalah rahmat. Kita jaga sama-sama. Pilgub lalu masuk peringkat lima kerawanan di seluruh Indonesia. Semoga di pemilu 2019 tidak seperti itu,” harapnya.
Di akhir acara, Ketua Bawaslu Sultra Hamiruddin Udu memandu ikrar deklarasi.
Kemudian dilanjutkan dengan tanda tangan yang dibubuhkan oleh Wagub Sultra, Kapolda, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Danrem, Danlanud, Danlanal serta pimpinan partai politik.
Penulis : La Ode Pandi Sartiman




