
Kendari, Inilahsultra.com – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat jumlah pelamar pada rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Sultra telah menembus 21 ribu orang.
Informasi ini disampaikan Kepala BKPSDM Sultra, Nur Endang Abbas di sela pelantikan pejabat eselon lingkup Setda Pemprov Sultra, Senin 15 Oktober 2018.
Jumlah itu diprediksi masih terus bertambah. Pasalnya pendaftaran CPNS seluruh kabupaten di Sultra berlangsung secara online dijadwal baru berakhir hari ini.
“Itu data yang kemarin. Masih mungkin bertambah. Kan pendaftaran masih jalan sampai batas akhir hari ini,” ulas Endang.
Angka pendaftar yang menembus puluhan ribu merupakan akumulasi dari seluruh kabupaten di Sultra yang ikut membuka kran rekrutmen ASN tahun ini.
Kabupaten Buton Selatan menjadi daerah yang paling banyak diburu para pencari nomor induk pegawai (NIP).
Kata Endang, jumlah pelamar CPNS di daerah pecahan Kabupaten Buton itu mencapai 8000-an orang.
Antusias pendaftar CPNS di daerah Otonom Baru itu memang terlihat jelas. Pantauan inilahsultra.com, pekan lalu Kantor POS Busel dipadati antrean ratusan pelamar yang hendak menyetor kelengkapan dokumen pendaftaran.
Sementara itu, lanjut Endang, proses tes berbasis Computer Assisted Test (CAT) besar kemungkinan seluruhnya dipusatkan di Kota Kendari.
Hal ini mengingat kesiapan infrastruktur pendukung proses tes mengandalkan komputer yang digelar secara online belum sepenuhnya mampu ditangani pihak kabupaten.
“Kondisinya riskan kalau di daerah. Sarana komputer sampai kesiapan IT pendukung belum bisa semua. Jadi kemungkinan di Kendari. Ada banyak risiko kalau digelar di daerah,” jelas Endang.
Penulis : Siti Marlina
Editor : La Ode Pandi Sartiman




