Polda SultraTangkap Ibu Rumah Tangga Pengedar Sabu

337
Barang bukti sabu yang diedarkan oleh ibu rumah tangga di Kolaka

 

Kendari, Inilahsultra.com – Kepolisian Daerah (Polda) Sultra menangkap seorang ibu rumah tangga bernama Nuraeba (46) karena mengedarkan narkoba jenis sabu.

- Advertisement -

Kasus tindak pidana narkotika ini diungkap oleh jajaran Subdit 2 Direktorat Reserse Narkoba Polda Sultra, Minggu 14 Oktober 2018 di Jalan Abadi, Kelurahan Mangolo, Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka.

Kabid Humad Polda Sultra AKBP Harry Goldenhardt mengaku, dari tangan tersangka disita barang bukti tiga paket sabu seberat 30,96 gram.

Polisi juga turut menyita satu buah timbangan digital merk CHQ warna hitam, satu buah Hp warna putih merek Nokia beserta sim cardnya, empat saset plastik kreb ukuran kecil.

Uang tunai sejumlah Rp 540.000, satu lembar tisu warnah putih, dua buah korek gas dan beberapa kantong kresek.

Kasus ini, kata Harry terungkap berdasarkan informasi dari masyarakat tentang adanya peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan Nurarba sendiri telah menjadi target polisi.

“Sekitar pukul 18. 30 WITA, Tim Lidik Unit 2 Subdit 2 melakukan observasi dan survailance terhadap target, maupun rumahnya. Setelah Tim Lidik merlihat target kemudian salah seorang anggota tim yang melakukan penyamaran langsung bertemu dengan target yang diduga menguasai narkotika jenis sabu. Dari hasil pengintaian kemudian tim langsung melakukan penangkapan karena diduga telah melakukan transaksi di rumahnya,” jelas Harry.

Dalam operasi penangkapan itu, Ditresnarkoba berhasil menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu disimpan di lantai.

“Kemudian tim langsung melakukan introgasi dan mengembangkan dari mana tersangka memperoleh sabu tersebut,” jelasnya.

Dari keterangan Nuraeba, barang haram itu diperoleh dari suaminya bernama Firman yang sedang berada di Lapas Kalimantan yang terlibat dalam kasus yang sama.

“Barang narkotika tersebut selalu diantarkan oleh teman suaminya yang berada di Kabupaten Kolaka, yang nama panggilannya bapaknya Sawal. Berdasarkan dari keterangan tersebut kemudian Tim lidik Subdit 2 berusaha melakukan pengembangan namun pada saat itu Bapaknya Sawal sudah tidak ditemukan dan tidak diketahui dimana tempat tanggalnya,” paparnya.

Baca Juga :  Pangdam XIV Hasanuddin: TNI dan Polri Siap Mengamankan Perayaan Tahun Baru 2019

“Menurut keterangan tersangka, Bapaknya Sawal itu adalah pendatang dari Palu,” tambahnya.

Selanjutnya tersangka beserta barang bukti dibawa ke Mako Ditresnarkoba Polda Sultra untuk pengembangan dan penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, perempuan ini disanksi Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) dan Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman 15 tahun penjara.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Silahkan berikan komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here