Bupati Buteng Ikut Keciprat Kado Spesial HUT Baubau

Bupati Buteng Samahuddin saat menerima piagam penghargaan WTP dari Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sultra, di pelataran Kantor Wali Kota Baubau, Rabu 17 Oktober 2018.

Baubau, Inilahsultra.com – Semarak hari jadi Baubau ke 477 dan HUT Kota Baubau ke 17 bukan hanya dinikmati masyarakat Baubau pada khususnya.

Dipuncak perayaan kilas balik sejarah panjang Baubau, Rabu 17 Oktober 2018 ini, lima Kabupaten/Kota di Sultra mendapat kado spesial berupa piagam penghargaan WTP dari Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sultra.

Lima daerah itu diantaranya, Kota Baubau, Kabupaten Buton, Buton Tengah (Buteng), Buton Utara (Butur) dan Wakatobi. Kelima daerah ini berhasil menyabet predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas pengelolaan keuangan daerah tahun 2017.

-Advertisement-

Bupati Buteng, Samahuddin mengaku sangat tersanjung atas pencapaian tersebut. Apalagi penyerahannya bertepatan dengan hari besar Kota Baubau sebagai daerah otonom.

“Ini menjadi salah satu kebanggan saya sebagai pimpinan daerah yang menjabat baru satu tahun lebih. Apalagi umur Buteng sendiri baru tiga tahun tapi sudah bisa setara dengan daerah lain di Sultra,” katanya usai menghadiri upacara puncak HUT Baubau di kantor Wali Kota Baubau, Rabu 17 Oktober 2018.

Sebagai kepala daerah, Samahuddin sadar betul pencapaian gemilang itu tak akan dapat diraih tanpa kerjasama dan kerja keras dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) khususnya yang menangani pengelolaan keuangan. Untuk itu, Ia sangat berterima kasih atas kerja keras seluruh OPD di Buteng itu.

Orang nomor satu di Buteng ini mengaku capaian ini akan dipertahankan bahkan akan ditingkatkan. Sebisanya predikat ini tak berhenti pada tahun ini saja tetapi bisa berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.

“Saya juga akan terus mendukung dan mengevaluasi sistem yang ada untuk mempertahankan predikat ini. Bahkan evaluasinya akan semakin ketat demi perbaikan itu. Mudah-mudahan staf saya, OPD saya semakin solid untuk mengelola keuangan daerah kedepan,” katanya.

Reporter: LM Arianto
Editor: Din

Facebook Comments