
Pasarwajo, Inilahsultra.com – La Sariama (60), seorang kakek yang hidup sebatang kara di sebuah gubuk berukuran 3×3 meter di Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton, kondisinya sangat memprihatinkan. Matanya yang buta, membuat La Sariama susah menjalankan aktifitas sehari-hari.
Awalnya, La Sariama memenuhi kebutuhan hidup dengan menjahit. Namun aktifitas itu sudah lama ditinggalkan karena kondisinya yang buta.
Karena kondisinya yang memprihatinkan, Polsek Pasarwajo dan Bhayangkara Ranting Pasarwajo, menggelar anjangsana ke kediaman La Sariama, Minggu 20 Januari 2019.
Kapolsek Pasarwajo Iptu Laode Made mengatakan, La Sariama hidup sendiri. Sehingga kondisinya yang buta membuat pria itu kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
“Sebenarnya ini ada dua orang sama-sama susah. Tapi kita lebih cenderung membantu kakek ini (La Sariama), apalagi buta,” kata Laode Made.
Karena kondisi itu, Polsek Pasarwajo dan Bhayangkari Ranting Pasarwajo tergerak hatinya membantu La Sariama. Meski hanya dalam bentuk Sembako, namun itu bisa meringankan bebannya.
“Bapak ini perlu bantuan dari kita semua, dia tidak bisa berbuat apa-apa karena kondisinya yang buta. Tidak bisa lagi bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Ini jadi tanggung jawab kita semua yang masih sehat dan kuat sehingga kebutuhan hidup beliau bisa terpenuhi dan ini merupakan ladang ibadah bagi kita semua,” tutur Laode Made.
Reporter: Waode Yeni Wahdania




