
Kendari, Inilahsultra.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari akan melaunching program pasar tani pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Kendari ke 188 pada Mei 2019 mendatang.
Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan, setelah mendengarkan keluhan-keluhan yang disampaikan para petani pada saat pertemuan pagi tadi, ternyata potensi pertanian di Kota Kendari cukup menjanjikan kalau dikelola dengan baik.
“Makanya muncul ide dari Dinas Pertanian, kita akan menggagas pasar tani yang akan dilaunching pada hari ulang tahun kota mendatang,” kata Sulkarnain Kadir di Kantor Wali Kota Kendari, Selasa 23 April 2019.
Berdasarkan pengakuan para petani, kata Sulkarnain, mampu memproduksi dengan segala keterbatasan lahan.
Namun, semangat tidak dibarengi daya jual. Bahkan, hasil pertanian mereka tidak laku hingga berimbas pada rendahnya keuntungan atau rugi.
Hal ini, dikarenakan kurangnya dukungan pemasaran.
“Ini yang akan kita jembatani dengan pihak hotel, rumah makan, dan perbankan untuk mensejahterakan petani dalam mengembangkan hasil pertaniannya,” jelasnya.
Menurut Sulkarnain, dunia usaha seperti perhotelan dan rumah makan sangat membutuhkan bahan pokok dari pertanian. Namun, kata dia, dunia usaha butuh kuantitas, harga yang stabil serta kualitas yang bagus.
“Upaya pemerintah kota ini akan menemukan antara petani yang luar biasa semangatnya bertani dengan dunia usaha bisa terwujud. Ini yang akan kita usahakan untuk dijembatani,” jelasnya.
Dengan adanya pasar tani, lanjutnya, petani bisa menginfokan kepada pemerintah jenis apa saja yang sementara dipanen.
“Misalnya, minggu ini masyarakat siap panen cabe, sayur dan hasil lainnya berapa banyak. Itu dilaporkan ke pasar tani,” jelasnya.
Politikus PKS ini mengaku, selama ini yang banyak mengambil keuntungan di sektor petani itu adalah tengkulak.
Petani sudah berkeringat banting tulang menanam, tapi hanya kembali modal. Sedangkan tengkulak membeli dengan harga standar lalu dijual dengan harga lebih mahal.
“Ini tengkulak tidak keluar tenaga banyak untungnya. Kita tidak mau seperti itu, kita akan menghadirkan keadilan dan kita berharap petani ketemu langsung konsumen,” tekannya.
Penulis : Haerun




