Abu Hasan Tak Diusul ke DPP, PDIP Butur Pecah ?

Abu Hasan

Buranga, Inilahsultra.com – Internal DPC PDIP Buton Utara (Butur) dikabarkan mulai ‘pecah’. Sejumlah pengurus partai, telah menggalang kekuatan untuk tampil sebagai Calon Ketua DPC PDIP Butur menggantikan Abu Hasan.

Bendahara DPC PDIP Butur La Bia mengakui, sejumlah PAC PDIP Butur telah mengusulkan sejumlah nama calon ketua DPC ke DPP. Namun dalam usulan itu, nama Abu Hasan yang juga menjabat sebagai Bupati Butur tak masuk.

“Berdasarkan hasil pleno PAC-PAC, sebagai calon Ketua DPC, nama Abu Hasan tidak diusulkan,” kata La Bia saat dihubungi via telepon selularnya, Minggu 30 Juni 2019.

-Advertisement-

Mantan anggota DPRD Butur itu menyebut, sejumlah nama yang masuk bursa ketua DPC antara lain, Herlin, Jumsir Lambau, Ahmad Afif Darvin, dan La Bia. Namun, keputusan siapa yang akan dipilih sebagai Ketua DPC PDIP Butur tergantung pada DPP.

“Jelasnya usulan itu menunggu persetujuan DPP PDIP,” ungkapnya.

Jelasnya, kata La Bia, tidak masuknya nama Abu Hasan sebagai calon Ketua DPC PDIP bukan untuk mengamputasi langkahnya yang akan tampil dalam Pilkada Butur tahun depan. Peluang Abu Hasan untuk mendapatkan rekomendasi PDIP masih terbuka lebar.

“Meskipun dia tidak diusul tapi dia kader dan punya ruang untuk dicalonkan sebagai bupati. Termasuk calon yang lain, punya ruang yang sama,” bebernya.

Aroma ‘perpecahan’ pada internal DPC PDIP Butur juga mulai terasa dengan diberhentikannya dua ketua PAC. Yakni, Ketua PAC Kecamatan Kambowa Saleanto dan Ketua PAC Wakorumba Utara Nasrun. Namun La Bia menepis tudingan itu.

Menurut dia, kedua ketua PAC itu hanya diberhentikan dari jabatan sebagai ketua. Bukan dipecat dari posisi sebagai kader PDIP.

“Kita hanya rehabilitasi bukan dipecat. Jadi kalau Nasrun dan Saleanto itu diganti sebagai ketua PAC, itu dilakukan berdasarkan hasil evaluasi DPD PDIP Sultra,” jelasnya.

“Nasrun tidak dapat menyusun struktur kepengurusan partai dengan baik. Dan tidak melakukan koordinasi baik dengan pengurus lain. Begitu juga Saleanto,” tambahnya.

Seharusnya, lanjut La Bia, kedua Ketua PAC itu tidak boleh mengabaikan aspirasi pengurus lainnya. Sehingga roda organisasi bisa berjalan dengan baik.

Editor: Din

Facebook Comments