
Pasarwajo, Inilahsultra.com – Tim survey lapangan Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Sultra berkunjung ke Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Waole Mainawa Desa Wolowa Kabupaten Buton. Kunjungan itu dalam rangka peninjauan kesiapan hutan produksi yang akan dijadikan perhutanan sosial sesuai usulan masyarakat.
Ketua BUMDes Mainawa Wolowa Arman mengatakan, usulan BUMDes Waole Mainawa seluas 710 hektar. Lahan ini bisa digunakan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan petani Desa Wolowa sebagai lumbung pangan Kabupaten Buton serta menjaga kedaulatan pangan nasional.
“Kami sudah laporkan ke Bupati Buton, dan merespon positif untuk dijadikan areal perkebunan jagung, kedelai, kacang-kacangan, secara kolektif dan besar-besaran,” kata dia beberapa hari lalu.
Rencana pembukaan areal perkebunan ini, terang Arman, merupakan areal terbesar dan terluas di Kabupaten Buton dan akan menjadi pilot project Dishut Sultra dalam bidang pemanfaatan hutan produksi skema perhutanan sosial.
Dalam areal ini, terang Arman, akan dilengkapi dengan kawasan wisata, peternakan, dan pusat penelitian.
“Mudah-mudahan dengan kerja keras BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi desa bersama Pemerintah Desa Wolowa akan menjadi desa maju dan mandiri dengan tingkat pendapatan masyarakat yang tinggi,” ungkapnya.
“Kami berharap dengan program ini perekonomian desa Wolowa akan meningkat,” tambahnya.
Reporter: Wa Ode Yeni Wahdania




