
Kendari, Inilahsultra.com – Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi melakukan groundbreaking tiang pancang pembangunan gedung Rumah Sakit (RS) Jantung Internasional di eks RSUD Sultra, Kamis 28 Agustus 2019.
Selain didesain anti gempa, RS Jantung Internasional pertama di Sultra ini disebut memiliki fasilitas modern layaknya hotel berbintang.
Diantaranya adalah sarana kolam renang.
Fasilitas kolam renang, kata Ali Mazi akan menjadi daya tarik RS Jantung Internasional yang telah lama digagas Politikus NasDem tersebut.
“Sarana Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah akan dilengkapi berbagai fasilitas modern. Ada rehab medis sampai kolam renang pun ada,” ujarnya.
RS jantung yang menjadi bagian implementasi program Sultra Sehat digagas duet AMAN, kata Ali Mazi didesain dengan konstruksi 17 lantai.
Namun, untuk tahap awal pembangunan konstruksi rumah sakit yang akan dituntaskan sebanyak 4 lantai. Kepala Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang Provinsi Sultra, Pahri Yamsul mengatakan tahun 2019, anggaran APBD diporsikan untuk program fasilitas kesehatan itu mencapai Rp 95 miliar.
“Kita berharap semua berjalan sesuai rencana. AMDAL tidak ada masalah. Begitu juga AMDAL Lalin. Bangunan RS ini dirancang anti gempa. Selain dari APBD ada sumber dana lain diupayakan demi percepatan rumah sakit jantung,” ujar Pahri Yamsul.
Rumah Sakit Jantung Internasional tersebut dibangun di atas eks lahan rumah sakit provinsi Sultra lama. Dimana luas lahan mencapai 5 Ha.
Lebih jauh, Ali Mazi mengatakan pembangunan RS Jantung jauh digagas sebelum dirinya menjadi Gubernur Sultra. Istri Agista Ariany itu mengatakan telah lama berangan-angan membangun fasilitas rumah sakit jantung di Sultra.
“Cita-cita saya bangun rumah sakit jantung internasional jauh sebelum jadi Gubernur. Penyakit jantung ini sendiri kita ketahui kan sebagai penyebab kematian nomor satu,” beber Ali Mazi.
Beberapa sarana prasarana yang tersedia di RS Jantung internasional yang berada di lantai 1 hingga lantai 4 mencakup ruang poli klinik, ruang poliklinik perjanjian, ruang rekam medis, ruang poli jantung dan anak, MCU, ruang publik dan ruang laboratorium.
Berikutnya adalah Ruang COT, ruang ICCU, ruang HCU, Ruang NICU, Ruang cardiovascular, ruang ODS, ruang hemodialisa, ruang rehabilitasi medis, ruang kelompok staf medis, area taman.
Sementara, lantai 5 hingga lantai 8 tersedia ruang rawat inap kelas III. Lantai 9 hingga lantai 10 menjadi area ruang rawat inap kela 2, lantai 11 hingga lantai 12 menjadi tempat bagi ruang inap kelas 1.
Lantai 13 dirancang untuk fasilitas ruang VIP dan VVIP. Sementara lantai 14 diporsikan untuk ruang management, ruang pendidikan dan penelitian. Lantai 15 dan Lantai 16 sebagai ruang komite dan ruang publik service.
Penulis : Siti Marlina




