
Labungkari, Inilahsultra.com – Plt Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Hardyanti menyatakan tenaga akuntansi masih sangat minim utamanya untuk menangani penyusunan laporan keuangan.
Hardyanti menjelaskan, tenaga akuntansi sangat penting untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam melakukan pelaporan keuangan.
“Di Buteng ini pemahaman laporan keuangan dari OPD itu agak sulit ya, karena banyak yang bukan lulusan akuntansi, sedangkan pelaporan itu lebih ke arah akuntansi. Artinya dari segi SDM khusus tenaga akuntansi itu memang kita masih kurang,” ungkapnya, Rabu 4 September 2019.
Untuk mengantisipasi kekurangan itu, pihaknya sering melakukan pendekatan terhadap seluruh OPD untuk melakukan penyusunan laporan keuangan, sebagai langkah paling efektif mengatasi kekurangan SDM.
Dengan langkah itupun hasilnya dinilai cukup menggembirakan. Tercatat Pemkab Buteng telah meraih prestasi dengan memperoleh predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas pengelolaan keuangan daerah dua tahun beruntun mulai 2017 hingga 2018 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sultra.
“Memang agak sulit tapi mereka harus bisa. Walaupun pasti pemahamannya tidak sama, tidak secepat dengan orang yang memang sudah punya dasar akuntansi. Artinya kita berusaha memberikan yang terbaik untuk daerah ini meski dalam keterbatasan,” jelasnya.
Prestasi ini juga, kata dia, tak terlepas dari dukungan Bupati Buteng, H. Samahuddin. Ia mengaku bila ada OPD yang belum mencapai realisasi maka pimpinan daerah langsung memberi perintah untuk dilakukan percepatan.
Selain itu, pihaknya juga selalu berkoordinasi dengan OPD lainnya dalam segi laporan keuangan. Baik dari segi laporan triwulan, semester hingga akhir tahun.
“Artinya kita itu selalu melakukan rekonsiliasi dari segi pendapatan maupun belanja,” katanya.
Untuk itu, Ia sangat berharap besar dalam penerimaan CPNS kedepan, porsi tenaga akuntansi diperbanyak. Minimal tidak, kata dia, dalam setiap OPD ada tenaga akuntansi itu.
“Tahun inipun kita juga hanya dapat satu orang. Mudah-mudahan kedepan lebih dibanyakin porsinya,” tuturnya.
Reporter: LM Arianto




