Sekda Buton Didesak Mundur

Sekda Buton Laode Dzilfar Djafar saay menerima massa yang melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Buton, Senin 14 Oktober 2019.

Pasarwajo, Inilahsultra.com – Perhimpunan Intelektual Cendekia dan Akademis Kepulauan Buton (Pica Kepton) kembali turun kejalan, Senin 14 Oktober 2019. Mereka memprotes kepemimpinan Sekda Buton yang dnilai tidak becus dalam memimpin Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam tuntutannya, mereka meminta Sekda Buton Laode Dzilfar Djafar agar segera mundur dari jabatannya.

Dalam aksinya kali ini, Pica Kepton menggandeng Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

-Advertisement-

Salah satu korlap aksi, Ganiruddin mengatakan, sebagai jenderal ASN seharusnya Sekda Buton mampu memimpin ASN agar disiplin dalam menjalankan tugas.

“Sekda itu jenderal ASN, kalau tidak mampu melaksanakan tugas silakan mundur saja,” ujarnya.

Kata dia, kedisiplinan ASN di Kabupaten Buton sangat rendah. Hal terlihat dari sweping yang dilaksanakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setiap hari. Hanya saja sangat disayangkan karena Sekda dan pemimpin daerah terkesan melakukan pembiaran.

Hal senada dikatakan Korlap aksi lainnya, Idrus Jumu. Menurut dia, kedisiplinan ASN di Buton sangat rendah. Parahnya, tidak ada sanksi tegas yang diberikan pemimpin daerah.

“Proses pemindahan ibu kota dari Baubau ke Buton membutuhkan kucuran darah dan air mata. Sementara kami melihat Pasarwajo bagai kota mati,” ujarnya.

Menurut dia, seharusnya jika ASN tidak disiplin maka perlu ditindak sesuai ketentuan yang berlaku. Apalagi para ASN ini digaji dari uang rakyat.

“Kami dari Pica Kepton akan memalang pintu masuk Takawa (Kawasan Perkantoran Pemkab Buton). Seharusnya jika sudah digaji, maka harus disiplin,” tandasnya.

Sekda Buton Laode Dzilfar Djafar yang menemui massa mengatakan, sudah mengambil langkah untuk menindak ASN yang tidak disiplinan. Bahkan para kepala Oragnisasi Perangkat Daerah (OPD) diperintahkan untuk menegur ASN dilingkupnya masing-masing yang tidak disiplin.

“Saya apresiasi demo ini, tapi kami juga sudah melakukan langkah-langkah berkaitan dengan penegakan disiplin dan pembenahan. Bahkan pemberitahuan kepada Kepala OPD agar dilakukan penegasan,” katanya.

Dia menilai, aspirasi yang disampaikan tersebut positif. Sehingga Kabupaten Buton kedepan akan lebih baik lagi.

Menurut Dzilfar, untuk meningkatkan disiplin, rumah susun (Rusun) yang penggunaannya untuk ASN golongan rendah, akan diberikan kepada siapa saja yang mau menempati.

Selain menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Buton, Pica Kepton juga melakukan aksi yang sama di Kantor DPRD Buton.

Reporter: Wa Ode Yeni Wahdania

Facebook Comments