
Laworo, Inilahsultra.com – Pemerintah Kabupaten Muna Barat mendapatkan 211 kuota untuk penerimaan calon pegawai negri sipil (CPNS) 2019.
Dari jumlah itu, diprioritaskan guru dan kesehatan. Selain itu, ikut menerima lulusan D3 dan Sekolah menengah atas (SMA).
Sebelumnya, Pemkab Mubar mengusulkan kurang lebih 450 orang ke Menpan-RB yang disesuaikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing SKPD.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Mubar, Rosma Sari Laute mengatakan, tahapan seleksi penerimaan CPNS 2019 ini akan dilaksanakan pada 25 Oktober mendatang
Namun, terkait formasi yang akan dibutuhkan dari kuota 211 itu, Rosma Sari, belum mengomentari. Pasalnya, surat yang sudah diserahka Kemenpan-RB belum dibacanya.
“Surat dari BKN suda ada. Tapi nanti kita umumkan satu kali kalau bupati sudah ada,” kata Rosma Sari saat ditemui di Kantor Bupati Mubar, Senin 21 Oktober 2019.
Rosma melanjutkan, penerimaan CPNS 2019 di Mubar, masih memprioritaskan tenaga keguruan dan kesehatan, selebihnya masuk diteknisi.
“Tahun ini kita masih prioritaskan guru dan kesehatan. Kalau teknisi mungkin sekitar 65-an kita butuhkan,” katanya.
Tahun ini juga, kata dia, Pemda Mubar memberikan ruang kepada lulusan SMA dan D3 untuk ikut berkompetisi dalam mengikuti tahapan seleksi CPNS
“Jadi tahun ini juga untuk lulusan SMA dan D3 kita terima. Saya harap juga kepada calon peserta yang ingin ikut CPNS agar segera melengkapi berkasnya,” pungkasnya.
Penulis : Nur Alim




