Rajiun Janji Tuntaskan Keluhan Masyarakat Muna

Laworo, Inilahsultra.com – Bupati Muna Barat (Mubar), LM Rajiun Tumada kembali menghadiri undangan silahturahmi masyarakat di Kabupaten Muna.

Undangan yang di hadirii LM. Rajiun Tumada itu di Desa Waleale kecamatan Tongkuno Selatan disambut riuh oleh ratusan masyarakat setempat dengan tradisi adatnya yaitu tari rango.

Pada kesempatan itu, salah seorang tokoh pemuda Waleale, Selestinus Situs, yang tergabung dalam Masyarakat Pencinta Rajiun (MPR) menyampaikan keluhan terkait infrastruktur jalan di wilayahnya belum ada perhatian dari Pemerintah Daerah Muna.

-Advertisement-

“Untuk Desa Kulidawa dan Desa Waleale sebelumnya belum merdeka dan masih terjajah. Terjajahnya itu kalau musim hujan kita dijajah dengan becek di jalanan, tapi kalau musim kemarau begini kita dijajah dengan debu,” kata selestinus di hadapan Rajiun dan La Pili saat memberikan sambutan, Selasa 19 November 2019.

Sementara, Imelda yang mewakili tokoh perempuan masyarakat Waleale mengeluhkan minimnya perhatian kearifan lokal yang ada wilayahnya.

Kata dia, soal pakaian seragam lembaga adat belum ada pemerataan untuk bisa dikenakan dalam acara – acara penting. Menurutnya, kaum perempuan belum ada perhatian penuh dari pemerintah. Seragam lembaga adat yang ada hanyalah dari laki -laki saja.

“Ibu-ibu itu belum punya seragam lembaga adat. Dan saya sebagai perempuan bagaimana untuk ke depan agar perempuan juga diperhatikan supaya sama dengan seragam yang dipakai lembaga adat laki-laki,” katanya.

Pada kesempatan itu, ia sedikit menyinggung soal kesenjangan sosial bahwa belum ada pemerataan dari pemerintah terkait dengan adanya bantuan yang ada di desanya.

“Bantuan yang masuk belum menyentuh semua. Kasian kita, masyarakat di sini masih banyak yang mengeluh,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Bupati Mubar, LM Rajiun Tumada berjanji akan menyelesaikan semua masalah jika jadi Bupati Muna.

Olehnya itu apa yang menjadi keinginan masyarakat Kulidawa, Waleale dan Tongkuno Selatan secara menyeluruh, menurutnya tidak ada persoalan.

“Insya-Allah apa yang menjadi keinginan dan harapan masyarakat hari ini. Ketika saya dipercayakan Bupati Muna 2020, semua bisa dilakukan. Sama halnya dengan Muna Barat” janjinya.

Pada kesempatan itu pula, Rajiun berjanji, jika terpilih sebagai Bupati di Muna, maka apa yang menjadi program di Mubar akan dilakukannya juga di Muna.

Keluhan- keluhan masyarakat Tongkuno Selatan, kata dia, memiliki kemiripan yang sama dengan masyarakat Mubar sebelum dirinya menjabat di daerah otonomi baru itu.

Namun, lanjut Rajiun, selama lima tahun perjalanan kepemimpinannya, pembangunan di segala bidang terus digenjot meskipun APBD yang sangat terbatas.

Ia juga sempat menyinggung terkait program untuk menjawab keluhan masyarakat seperti infrastruktur jalan, pembagian seragam gratis mulai dari SD, SMP, TK, baik negeri maupun swasta serta seragam lembaga adat yang sudah terbentuk di Mubar.

“Nah, kita akan lakukan juga seperti itu nanti, tentu untuk perubahan Muna ke arah yang lebih baik lagi. Catat ini,” pungkasnya.

Penulis : Muh Nur Alim

Facebook Comments