Bawaslu Ungkap Model Money Politic dalam Pemilu : Uang Dititip di Kios

Kendari, Inilahsultra.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkapkan model money politic yang dilakukan calon dalam Pemilihan Umum (Pemilu).

Ketua Bawaslu Sultra Hamiruddin Udu menjelaskan, berdasarkan laporan dan masukan dari masyarakat pada pemilu kemarin, ada berbagai cara money politic dilakukan calon dalam pemilu mulai dari uang dititip di kios, di ruko, melalui transfer, di kebun bahkan sampai di bagang tengah laut.

“Cara seperti ini yang belum bisa kita ketahui pada pemilu kemarin, karena
selesai berkompetisi para calon bercerita melakukan seperti itu,” kata Hamiruddin Udu belum lama ini.

-Advertisement-

Selain dengan cara-cara tersebut, modus calon melakukan politik uang dalam pemilu adalah dengan cara pemberian bantuan kepada masyarakat seperti bantuan semen, tehel dan sebagainya.

Modus seperti itu, lanjut dia, calon atau tim tidak langsung membawakan bantuan tersebut kepada masyarakat, tetapi diberikan dalam bentuk kupon untuk mengambil sendiri di toko yang sudah ditunjukkan.

“Masyarakat tinggal pergi di toko membawa kupon untuk ambil bantuan. Cara seperti ini kita tidak tahu, karena transaksinya sulit untuk dideteksi. Tidak mungkin kita melarang orang beli semen,” ungkapnya.

Ia mengaku, Bawaslu belum maksimal melakukan pengawasan, pencegahan dan pemberantasan politik uang dalam pemilu.

“Belum maksimal itu mencegah politik uang, karena susah kita melihat dan mendaptkan itu. Tetapi banyak cerita dari teman-teman yang sudah duduk di DPRD atau yang tidak duduk menghabiskan ratusan juta ikut pemilu,” ujarnya.

Berbagai cara politik uang dilaporkan masyarakat, Hamiruddin mengatakan, ini akan menjadi bahan evaluasi untuk menatap Pilkada 2020 mendatang. Pihaknya sudah memikirkan untuk menjaga dan mengantisipasi cara-cara tersebut pada Pilkada 2020 mendatang.

“Tentu kami punya strategi untuk mengantisipasi ini terjadi dan untuk saat ini kita belum bisa dipublikasikan. Kalau kita publikasikan sekarang mereka akan cari lagi strategi yang lain,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Facebook Comments