
Kendari, Inilahsultra.com – Sebanyak lima orang pasien positif dinyatakan sembuh dari virus corona usai menjalani swab kedua, Kamis 30 April 2020.
Sebelumnya, kelima polisi itu masuk klaster Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Sukabumi Jawa Barat.
Kelima polisi itu yakni, dua orang laki-laki berusia 34 tahun, laki-laki 39 tahun, 37 tahun dan 38 tahun. Mereka berasal dari masing-masing 1 orang Kolaka dan Kolaka Utara tiga orang dari Kota Kendari.
Dengan adanya tambahan lima pasien sembuh itu, maka total pasien sembuh sebanyak 11 orang.
“Jadi total sembuh 11 orang. Sementara meninggal dunia tetap dua orang,” jelas Jubir Gugus Tugas Covid-19 Sultra La Ode Rabiul Awal.
Sejauh ini, sudah ada 17 anggota polisi yang terinfeksi virus corona. Sebanyak 16 orang masuk klaster Sukabumi dan satu orang positif terinfeksi dari keluarganya di Kabupaten Muna.
Dengan demikian, masih ada 12 anggota polisi yang dirawat karena terinfeksi virus corona. Sebanyak 11 orang dirawat di RS Bhayangkara Kendari dan satu orang di Kabupaten Muna.
Sebelumnya, Gugus Tugas Covid-19 Sultra mengupdate sembilan kasus baru pasien virus corona di Bumi Anoa, Kamis 30 April 2020.
Yaitu, laki-laki 43 tahun asal Kota Kendari yang masih kaitan Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Sukabumi Jawa Barat.
Kemudian, perempuan 31 tahun asal Kota Kendari, perjalanan dari Makassar dengan riwayat kontak tidak jelas.
Laki-laki 41 tahun asal Kolaka Utara yang merupakan peserta acara itjitima ulama di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.
Selanjutnya laki-laki 57 tahun Kabupaten Muna yang juga anggota kepolisian kontak erat dengan kasus positif Muna sebelumnya.
Laki 20 tahun asal Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), pelaku perjalanan Makassar yang keluarganya di sana terkonfirmasi positif.
Kemudian empat orang dari Kabupaten Bombana, laki-laki 23 tahun, 32 tahun, 33 tahun dan 16 tahun merupakan pelaku perjalanan dari KM Dorolonda.
“Total kumulatif kasus positif hari ini ada 62 orang,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sultra La Ode Rabiul Awal.
Pria yang akrab disapa Wayonk ini menyebut, selain sembilan kasus baru, ada tambahan lima orang sembuh.
Semuanya laki-laki yang masuk klaster Sukabumi. Yakni, dua orang laki-laki berusia 34 tahun, laki-laki 39 tahun, 37 tahun dan 38 tahun.
Dengan demikian, total sembuh 11 orang. Sementara meninggal dunia tetap dua orang.
Penulis : Haerun




