Bupati Buton Positif Corona, Kondisinya Normal

Bupati Buton La Bakry saat menghadiri deklarasi Kampung Bebas Miras di Kelurahan Takimpo Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton, Sabtu 14 Maret 2020.

Kendari, Inilahsultra.com  – Bupati Buton La Bakry dinyatakan positif virus corona, Kamis 6 Agustus 2020.

Status terinfeksi covid-19 ini diakui sendiri oleh La Bakry saat dihubungi melalui telepon selulernya oleh jurnalis di Kendari, Jumat 7 Agustus 2020.

La Bakry mengaku, meskipun didiagnosa terinfeksi virus corona, namun kondisinya stabil dan tanpa gejala.

-Advertisement-

“Kondisi saya tidak batuk, tidak panas, tidak bersin-bersin, dan tidak sesak napas,” kata La Bakry.

Politikus Golkar ini menyebut, dirinya tidak mengetahui terinfeksi dari siapa. Namun, ia pernah merasakan kelelahan dan pernah drop usai melakukan perjalanan darat hingga tidak tidur semalaman.

“Tapi saya lagi drop juga dan kecapekan saat lewat darat. Kemungkinan saya kelelahan dan di situ terinfeksi,” katanya.

Ia menuturkan, dirinya mengetahui terinfeksi usai menjalani rapid test di Kendari dengan tujuan bertemu Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sultra Agista Ariany Ali Mazi di Rumah Jabatan Gubernur Sultra.

Kebetulan, setiap tamu yang hendak berkunjung ke rujab, harus mengantongi rapid test non-reaktif.

“Dari beberapa orang, saya reaktif, yang lainnya non-reaktif,” bebernya.

Setelah mengetahui dirinya reaktif, ia kemudian menjalani swab pada malam itu juga di Rumah Sakit Umum Bahteramas Kendari.

Sebelum hasilnya keluar, La Bakry kembali ke Buton pada 6 Agustus 2020. Sorenya, gugus tugas mengumumkan bahwa dirinya terinfeksi virus corona.

“Namun, kondisi saya tanpa gejala apa-apa. Kondisi saya normal,” tuturnya.

Saat ini, La Bakry tengah menjalani karantina mandiri di rumah jabatan Kabupaten Buton dan mendapatkan perawatan dari tim medis di sana.

Penulis : Onno

Facebook Comments