
Pasarwajo, Inilahsultra.com – Wakil Ketua MPR RI Jazuli Fawaid kagum dengan potensi yang dimiliki Kabupaten Buton. Termasuk sejarah yang dimiliki Buton itu sendiri.
Hal itu diungkap Jazuli saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Buton, Minggu 13 September 2020.
“Buton bukan hanya memiliki kekayaan aspal alam terbesar di dunia. Namun Buton ini adalah sebuah kerajaan besar yang memiliki latar kerajaan yang sangat tua. Dan konon Buton merupakan kerajaan yang demokratis. Artinya Buton sejak zaman dulu sudah ada Pilkada,” kata Jazuli di Rujab Bupati Buton, Malige Daonawajo, Pasarwajo.
Wakil Ketua Umum PKB Bidang Pemenangan Pemilu ini menambahkan, Buton sudah mengajarkan kearifan soal musyawarah sejak zaman dulu.
“Jadi yang terpenting pemimpin hari ini adalah mengedepankan sikap persatuan dan kesatuan dan mengambil jalan musyawarah ketika mengambil sebuah keputusan. Sehingga inti dari kata pemerintahan bersih yang baik adalah cara pengambilan keputusan itu harus secara bersama-sama,” katanya.
Jazuli mengaku telah mendengar nama Buton sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).
“Di SD ketika ditanya, pulau penghasil aspal, pasti jawabannya Buton. Ternyata betul di Buton Aspal begitu melimpah,” ujarnya.
Untuk itu, Jazuli meminta kepada Pemerintah untuk memperhatikan aspal Buton. Harusnya salah satu komponen yang digunakan adalah aspal Buton ini dan sekaligus memberdayakan masyarakat di Buton.
Apalagi ketersediaan cadangan aspal Buton ini masih berkisar 600 ratus juta ton. Artinya kebutuhan aspal nasional di 1,5 juta pertahun akan terpenuhi.
Dia menambahkan, beberapa pontensi kekayaan alam yang dikandung alam Indonesia ini salah satunya adalah Aspal. Namun selama ini tata niaga aspal belum menjadi komponen dalam negeri yang dipakai di setiap pembangunan jalan yang ada di Indonesia. Artinya infrastruktur jalan yang dibangun di Indonesia tidak menggunakan aspal Buton. Lebih banyak menggunakan aspal import.
“Padahal kita ini untuk menjadi berdaulat tentu harus menguatkan potensi yang kita punya termasuk di Buton ini,” katanya.
Menurut Jazuli, jika Aspal Buton tidak memenuhi syarat yang dibutuhkan, jelas itu mengada-ada dan tidak berpihak pada hasil dalam negeri. Karena saat ini sudah ada teknologi yang bisa membuat aspal Buton, memenuhi persyaratan yang diinginkan.
Bupati Buton La Bakry berharap, MPR bisa ikut mempromosikan aspal Buton. Sehingga Aspal Buton dapat dipakai dan dipergunakan untuk seluruh ruas jalan di Indonesia.
Reporter: LM Arianto




